Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Cerita Pilu Sopir Angkot Cipanas yang Sepi Penumpang

Terbit 27 Mar 2020 06:01 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Cerita Pilu Sopir Angkot Cipanas yang Sepi Penumpang — Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM, Cipanas – Sopir angkot trayek Cipanas – Cianjur atau Cipanas – Puncak merasakan imbas wabah Corona. Sudah beberapa hari mereka sepi penumpang, semenjak berbagai aktivitas mulai dialihkan ke rumah.

Ibarat peribahasa ‘Besar pasak daripada tiang’ itulah yang sejumlah sopir rasakan saat ini. Pendapatan yang mereka terima setiap hari tak sebanding dengan setoran. Alhasil ada yang memilih libur bekerja.

Salah satu sopir angkot trayek Cipanas – Puncak, Ari (33), mengatakan, sejak adanya wabah Virus corona penumpang angkot sangat sepi. Ia pun berencana berhenti sementara melihat situasi sekarang ini.

Iklan sevilage

“Sekarang sedikit bisa terhitung dari siang sampai sore itu sekitar 50 penumpang. Itu juga tidak tentu kadang-kadang sepi. Kami sebagai pengendara angkutan umum akan berhenti kerja dulu, karena melihat situasi seperti ini penumpang tidak ada,” ujarnya kepada Cianjur Update, Kamis (27/3/2020)

Baca Juga
Tak Terpuji, Laga Final Warkamsi Cup di Batulawang Cipanas Berakhir Ricuh
Berita · Berita terkait

Ia menjelaskan ongokos angkot dari Cipanas – Cianjur untuk masyarakat Rp10 ribu sampai Ramayana. Berbeda untuk pelajar sebesar Rp8 ribu. Ia pun kini masih bingung rencana ke depan akan bagaimana.

“Untuk sementara ini saya masih bingung untuk membuat rencana ke depanya,” tuturnya.

Ia bercerita, setoran sehari Rp150 ribu sedangkan pendapatan Rp100 ribu. “Untuk setor pun tidak cukup, apalagi untuk dibawa kerumah tidak ada,” ujarnya.

Baca Juga
Sumur Gali Milik RM Alam Sunda Nyaris Telan Korban, Pria di Cipanas Jatuh Hingga Alami Luka Serius
Berita · Berita terkait

Ia berharap pemerintah bisa membantu para pekerja angkutan umum. Hal itu karena penumpang semakin berkurang dan pendapatan pun ikut berkurang.

Hal serupa diungkapkan Dadang (45), sopir angkot Cipanas – Puncak. Ia pun sama, pendapatannya berkurang tidak seperti hari biasanya.

“Biasanya pendapatan saya sampai Rp200 ribu lebih, kini pendapatan saya kurang dari Rp100 ribu. Itu pun untuk disetorkan ke pemilik mobilnya, untuk saya pribadi tidak ada,” ujarnya.(ct6/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{