Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

BBM Premium Akan Dihapuskan di 2021, Eddy Suparno: Itu Merupakan Keniscayaan

Terbit 24 Nov 2020 12:20 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
BBM Premium Akan Dihapuskan di 2021, Eddy Suparno: Itu Merupakan Keniscayaan — Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Pemerintah berencana menghapus BBM Premium mulai 1 Januari 2021 mendatang. Hal itu sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 20 Tahun 2017 tentang batasan Research Octane Number (RON).

Anggota Komisi VII DPR RI, Eddy Suparno menjelaskan, penghapusan BBM Premium merupakan keniscayaan karena harus adanya peningkatan dalam BBM ramah lingkungan agar membantu membuat lingkungan menjadi lebih berkualitas.

“Sekarang kita lihat ada penurunan konsumsi bbm premium dari sekitar 24 juta kilo liter 2014 menjadi 7 juta saja di 2017 dalam tiga tahun,” tuturnya kepada Cianjur Update, Selasa (23/11/2020).

Baca Juga
Viral Jukir Liar Pungut Uang dan Larang Wisatawan Asing ke Cibodas, Bupati Cianjur Instruksikan Penindakan
Berita · Berita terkait
Iklan sevilage

Selain itu, menurutnya, masyarakat secara berangsur sudah beralih ke BBM dengan oktan yang lebih tinggi yaitu Pertalite dan Pertamax.

“Karena selisih harga antara premium dengan Pertamax dan Pertalite sudah didesain sehingga tidak terlalu lebar. Sehingga masyarakat berangsur pindah,” jelas dia.

Bahkan, lanjut Eddy, di Pulau Jawa yaitu Kabupaten Subang dan Tegal, BBM Premium sudah dihapuskan tanpa ada gejolak apapun di masyarakat.

Baca Juga
Hadapi Ancaman Karhutla, Pemkab Cianjur Siagakan Ratusan Personel dan Peralatan
Berita · Berita terkait

“Memang harus disiapkan program penghapusan premium itu secara progresif secara bertahap terutama di daerah 3T, terluar, terpinggir, dan terdalam itu harus progresif karena masyarakat di sana masih menggunakan minyak tanah,” ucapnya.

Maka dari itu, Eddy menyebut, dalam penerapan program penghapusan BBM Premium ini harus dilakukan secara selektif. Oleh karenanya program ini direncanakan diterapkan di Pulau Jawa, Madura, dan Bali (Jamali).

“Satu, dilakukan bertahap tidak sekonyong-konyong hilang. Kedua, selisih harga antara premium dengan Pertalite dan Pertamax tidak terlalu lebar. Kita harus melaksanakannya dengan tetap memperhatikan daerah 3T karena daerah itu membutuhkan perlakuan khusus sehingga tidak boleh tiba-tiba hilang dari pasaran,” tandasnya.(afs)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{