Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

50.000 Pohon Ditanam di Puncak Bogor, "Tobat Ekologi" Digaungkan Dedi Mulyadi

Terbit 24 Mar 2025 05:40 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
50.000 Pohon Ditanam di Puncak Bogor, "Tobat Ekologi" Digaungkan Dedi Mulyadi — Cianjur Update
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bersama Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, melakukan penanaman 50.000 bibit pohon, Sabtu (22/3/2025). (Foto: jabarprov.go.id)

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bersama Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, melakukan penanaman 50.000 bibit pohon, Sabtu (22/3/2025).

Kegiatan ini bertujuan menghijaukan kawasan Puncak, Bogor. Luas area yang dihijaukan mencapai 200-300 hektare.

Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa penanaman pohon adalah tradisi warga Jawa Barat. Upaya ini dilakukan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung.

Iklan sevilage

BACA JUGA: Cegah Banjir, Dedi Mulyadi Instruksikan Kepala Desa se-Jawa Barat Untuk Tata Infrastruktur

Baca Juga
Peringati Hari Jadi Cianjur ke-349, Pemkab Gelar Upacara Puncak di Lapangan Kademangan
Berita · Berita terkait

Tujuannya menjaga ekosistem dan kelestarian lingkungan pegunungan. Alih fungsi lahan menjadi masalah utama di kawasan ini.

“Bahwa menanam pohon adalah kewajiban asasi bagi warga bumi, termasuk warga Jawa Barat karena warga Jabar itu penganut ajaran ideologi pohon. Pohon adalah sumber kehidupan. Kata orang Sunda, ‘gunung kudu awian, lengkob kudu balongan, lebak kudu sawahan’. Intinya adalah seluruh areal ekosistem harus dijaga,” ucap Dedi Mulyadi, dilansir jabarprov.go.id, Senin (24/3/2025).

Dedi Mulyadi menyebutkan gerakan ini sebagai bentuk “tobat ekologi”. Tujuannya merawat ekosistem lingkungan agar tetap asri.

Baca Juga
Dahan Pohon Patah Tersangkut Kontainer di Karangtengah Cianjur, Arus Lalu Lintas Sempat Terganggu
Berita · Berita terkait

BACA JUGA: Wisuda di Tingkat Sekolah Dilarang, Dedi Mulyadi: Cocoknya Buat S1

“Sebetulnya kita mengingatkan untuk bertobat ekologi, artinya tobat hari ini kita sadarkan untuk kembali lagi berani melakukan tindakan-tindakan yang besar (menanam pohon untuk) membuka pori-pori tanah dari berbagai bangunan beton. Ini bagian dari rangkaian kebijakan yang terus dilakukan,” imbuh Dedi Mulyadi.

Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, menekankan pentingnya konsistensi dalam penanaman pohon. Upaya ini tidak boleh hanya dilakukan saat terjadi bencana alam.

Baca Juga
Truk Boks Hantam 4 Kendaraan di Turunan Puncak, 2 Meninggal dan 9 Luka-luka
Berita · Berita terkait

“In Syaa Allah, kita akan hijaukan terus, semua diharapkan konsistensi terjaga sehingga tidak hanya panas tahi ayam, ramai (menanam pohon) ketika ada bencana (saja). Nanti harus konsistensi bareng-bareng kita hijaukan kembali (Kawasan Puncak Bogor),” tandas Raja Juli Antoni.

BACA JUGA: ASN Jawa Barat Wajib Ngantor Lebih Pagi Selama Ramadan, Dedi Mulyadi: Nanti Suka Kesiangan

Penanaman pohon ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi ekologis kawasan Puncak. Upaya ini juga diharapkan dapat mencegah bencana alam seperti banjir dan longsor.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{