Cegah Banjir, Dedi Mulyadi Instruksikan Kepala Desa se-Jawa Barat Untuk Tata Infrastruktur
– Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengimbau para camat, lurah, dan kepala desa se-Jawa Barat untuk menata infrastruktur di wilayahnya.
Imbauan ini disampaikan menyusul meningkatnya bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor akibat hujan ekstrem.
Melalui akun media sosialnya yang dilansir, Selasa (18/3/2025), Dedi menyampaikan lima poin penting terkait penataan infrastruktur.

“Yang pertama kepada para lurah, kades dan camat seluruh Jawa Barat, mulai hari ini mari kita bersama-sama lebih selektif dalam memberikan rekomendasi berbagai izin yang berpotensi menimbulkan problem lingkungan dan bertentangan dengan prinsip-prinsip pengelolaan alam yang berkelanjutan,” ujarnya.
Selain itu, kepala desa, lurah, dan camat diminta lebih peka dalam menata lingkungan.
Mereka harus berani membongkar bangunan di daerah aliran sungai (DAS) yang menghambat arus sungai.
Langkah ini bertujuan untuk mencegah penyumbatan dan memperlancar aliran air.
Dedi juga menekankan pentingnya kebersihan lingkungan.
“Yang ketiga, membersihkan lingkungan, salah satunya pembersihan sungai dari sampah. Kemudian melakukan pengelolaan sampah di setiap RT, RW, desa dan kelurahan agar tidak terjadi pembuangan sampah secara terus menerus ke sungai,” jelasnya.
Pesan lainnya adalah mengelola sungai kecil yang tidak berada di bawah kewenangan BBWS, Dinas Sumber Daya Air, maupun PJT.
Pengerukan dan pelebaran sungai secara gotong royong diharapkan bisa mencegah banjir.
“Yang berikutnya adalah merekonstruksi ulang jembatan kecil, mengubah bentuknya jadi melengkung tidak datar seperti sekarang agar tidak menghalangi material yang terbawa arus,” tambahnya.
Dedi berharap lima langkah ini bisa menjadi solusi efektif dalam menangani permasalahan banjir di Jawa Barat.
Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur
Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.


