Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

27 Tewas, Menhub Minta KNKT Ungkap Penyebab Kecelakaan Bus di Sumedang

Terbit 11 Mar 2021 06:18 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
27 Tewas, Menhub Minta KNKT Ungkap Penyebab Kecelakaan Bus di Sumedang — Cianjur Update
UNGKAP: Menhub meminta KNKT untuk mengungkap penyebab kecelakaan maut bus di Sumedang, Jawa Barat yang menewaakan 27 orang penumpang. (Foto: Istimewa)

, – Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi meminta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mencari tahu penyebab kecelakaan maut bus di Sumedang, Jawa Barat.

“Sejak tadi malam, saya sudah berkoordinasi dengan Dirjen Darat dan juga tim yang ada di lapangan. Kita tunggu laporan dari Dirjen Darat dan saya sudah minta KNKT mencari sebab-sebabnya,” ujar Budi kepada wartawan di Kantor Kemenhub Jakarta, pada Kamis (11/3/2021).

Pada kesempatan lain, Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi juga menanggapi soal kecelakaan maut ini. Pihaknya mengatakan sudah datang ke TKP kecelakaan dan akan menutup jalan untuk kelancaran proses evakuasi.

Iklan sevilage

“Kami bersama kepolisian, KNKT, Jasa Raharja, dan Basarnas telah berada di lokasi. Dalam waktu dekat, Satlantas Polres Sumedang akan mengirimkan crane sehingga mempermudah proses evakuasi. Jalan sekitar TKP juga akan ditutup sementara untuk kelancaran evakuasi,” jelasnya.

Baca Juga
Minta Jaga Kondusifitas, Pemkab dan Ormas Islam Cianjur Bahas Regulasi THM - Penyimpangan Sosial
Berita · Berita terkait

Budi Setyadi mengatakan, penyebab kecelakaan masih dalam proses investigasi oleh pihak terkait. Sejauh ini, menurut Budi, penyebab yang baru bisa diketahui, yakni adanya keterlambatan uji berkala pada bus pariwisata tersebut.

“Penyebab kecelakaan masih dalam investigasi, sementara ini informasi yang didapat ada keterlambatan uji KIR. Saya sudah koordinasi dengan Dishub Provinsi Jawa Barat karena ini jalan provinsi, apakah dapat dipasang guard rail di jalan ini atau kalau jalan kelas satu nanti mungkin bisa diganti beton,” ujarnya.

Hingga sekarang, Budi menyebut pihaknya masih melakukan evakuasi serta pendataan terhadap kecelakaan maut itu. Korban pun dievakuasi sementara ke Puskesmas Wado untuk mendapatkan perawatan.

Baca Juga
Polemik Pemblokiran Rekening Nasabah, Anggota DPRD Jabar Minta Bank Mandiri Beri Penjelasan Terbuka
Berita · Berita terkait

Diketahui, bus yang mengangkut 66 penumpang rombongan asal Subang tersebut mengalami kecelakaan maut di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Kasi Ops Basarnas Bandung, Supriono mengatakan, korban terakhir beejenis kelamin laki-laki berhasil dievakuasi, Kamis (11/3/2021) pukul 07.40 Wib.

“Allhamdulilah kami bersama petugas gabungan berhasil mengevakuasi korban yang terakhir,” ucap Supriono, Kamis (11/3/2021).

Baca Juga
Soroti Maraknya Perkebunan di Lereng Gunung Gede, KDM Minta Batasi Pendakian dan Komersialisasi
Berita · Berita terkait

Dia menyebut, korban tewas dalam kecelakaan maut yang berhasil dievakuasi sebanyak 27 orang. Sementara 39 orang lainnya selama dan tengah dalam perawatan di RSUD Sumedang.

“Selamat 39 orang, meninggal 27 orang,” singkatnya.(sis/bbs)

UNGKAP: Menhub meminta KNKT untuk mengungkap penyebab kecelakaan maut bus di Sumedang, Jawa Barat yang menewaakan 27 orang penumpang. (Foto: Istimewa)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{