Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Gaya Hidup

Wow, Taman Bunga Matahari Desa Nanggalamekar jadi Destinasi Wisata Baru di Cianjur

Terbit 15 Dec 2020 06:23 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Wow, Taman Bunga Matahari Desa Nanggalamekar jadi Destinasi Wisata Baru di Cianjur — Cianjur Update
TAMAN: Taman bunga matahari yang berada di Kampung Bungbulang, Desa Nanggalamekar, Kecamatan Ciranjang kini menjadi destinasi wisata baru bagi warga Cianjur. (Foto: Apip Samlawi/cianjurupdate.com)

CIANJURUPDATE.COM, Ciranjang – Ratusan bunga matahari yang tumbuh di sepanjang jalan menuju Kampung Bungbulang RT 01-02/RW 01, Desa Nanggalamekar, Kecamatan Ciranjang, kini menjadi destinasi wisata baru masyarakat Cianjur.

Bahkan, bukan hanya warga Cianjur saja yang datang, melainkan warga dari luar Cianjur pun sengaja datang untuk sekadar menikmati jalan setapak bunga matahari yang tumbuh subur di kanan-kiri jalan. Tak heran jika banyak orang yang berswafoto hingga kini menjadi viral di berbagai media sosial, termasuk aplikasi TikTok.

Kepala Desa Nanggalamekar Hilman SCom menjelaskan, Kampung Bungbulang yang berlokasi di tengah pesawahan ini berada di pinggir Sungai Cisokan. Bunga matahari pun tumbuh membentang luas sepanjang pintu masuk jalan desa hingga 300 meter dengan lebar 2,5 meter.

Iklan sevilage

“Ide menanam bunga matahari ini digagas oleh tokoh masyarakat, Kang Asep, Ketua RT, dan RW setempat. Respon masyarakat sangat luar biasa, karena masuk taman bunga matahari ini tidak dipungut biaya apapun. Tapi bila ingin memberi uang parkir pada Karang Taruna itu tidak ditarget nominalnya,” ujar Hilman kepada , Selasa (15/12/2020).

Baca Juga
Prestasi Pramuka Garuda di SMKN 1 Cianjur, Lima Siswa Dikukuhkan
Berita · Berita terkait

Hilman menjelaskan kenapa memilih bunga matahari, karena bunga matahari memiliki banyak manfaat. Selain biji bunganya dijadikan kuaci untuk camilan, juga bisa dijadikan minyak yang fungsinya sangat bervariatif.

“Bunga matahari yang ditanam di lingkungan pesawahan itu juga akan menguntungkan para petani, karena bunga tersebut akan mampu mengundang predator atau pemangsa hama tanaman padi,” paparnya.

Sementara untuk bunga yang lain, lanjut Hilman, bunga mawar, kanikir, dan bunga lainnya hanya akan dijadikan tanaman tumpangsari saja. Sedangkan yang dominan akan tetap ditanami bunga matahari.

“Saat ini yang di pinggir jalan ada sekitar 1.000 pohon dan yang di lingkungan pemukiman warga sebanyak 3.000 pohon. Namun akan bertambah sekitar dua pekan lagi dari bunga yang saat ini belum mekar,” ungkapnya.

Baca Juga
Ratusan Massa Gelar Aksi Tolak LGBT, Datangi Tiga Kafe di Cianjur
Berita · Berita terkait

Hilman berharap, ke depannya bunga matahari tersebut tidak hanya ditanam di pinggir jalan saja, tapi di semua tanah kosong dan depan pekarangan rumah warga Kampung Bungbulang pun akan ikut ditanami secara merata.

“Semoga saja, program ini menjadikan Nanggalamekar Kampung Wisata Bunga Matahari bisa terealisasi tahun ini juga,” harapnya.

Sementara itu, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Nanggalamekar, Aceng Alawi mengungkapkan, hampir setiap hari libur dan sore hari, masyarakat sengaja datang untuk meramaikan taman bunga matahari ini.

“Mereka datang ada yang berjalan-jalan menyusuri jalan hingga berswafoto dengan bunga-bunga matahari yang sedang mekar ini,” tandasnya.(asi/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{