Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Warga Mulyasari Lewati Sungai Deras Gunakan Dua Batang Bambu

Terbit 4 May 2019 13:21 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Warga Mulyasari Lewati Sungai Deras Gunakan Dua Batang Bambu — Cianjur Update
Warga melintasi sungai hanya menggunakan dua bambu. Foto: Dokumentasi Jaelani

CIANJURUPDATE.COM, Agrabinta — Warga Kampung Legok Nyenang, Desa Mulyasari, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur harus berjuang melewati Sungai Cibuni yang berarus cukup deras. Mereka terpaksa melintasi jembatan bambu dengan kondisi memprihatinkan.

Jembatan bambu tersebut berada di perbatasan antara Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur. Jembatan dibangun masyarakat, dengan dua bambu yang diikat dan satu bambu yang menjadi pegangannya.

Kabid Hubungan Antar Lembaga Dewan Pimpinan Daerah Kongres Advokat Indonesia (DPD KAI) Jawa Barat, Jaelani, yang kebetulan sedang melakukan perjalanan dan melewati daerah tersebut menilai, jembatan itu merupakan jalur yang berbahaya bagi masyarakat.

Baca Juga
Viral! Diduga Distribusi MBG di Cianjur Gunakan Pikap Bak Terbuka, Tuai Sorotan
Berita · Berita terkait
Iklan sevilage

“Sebenarnya saya cuma lewat saja kebetulan liat jembatan ini dan ini jalan yang berbahaya karena kecil ukurannya. Masyarakat memang sudah sejak lama menggunakan jembatan tersebut untuk beraktifitas, mulai dari sekolah dan angkut-mengangkut. Namun kalau licin kan berbahaya terlebih arus Sungai Cibuni yang deras,” paparnya saat diwawancara, Sabtu (04/05/2019).

Jaelani berpendapat, jalan tersebut merupakan jalur utama bagi masyarakat sekitar. Jika menggunakan jalan alternatif, jaraknya puluhan kilometer.

Jembatan di Sungai CIbuni

“Ini kan jalur satu-satunya bagi masyarakat. Mulai dari angkut barang, sekolah dan lain sebagainya. Jika menggunakan jalan lain akan memakan jarak berpuluh-puluh kilometer, jadi masyarakat berinisiatif untuk membuat jalur penghubung ini,” paparnya.

Baca Juga
Terhimpit Rencana Agrowisata, Warga Ciseureuh Batulawang Cemas Kehilangan Tempat Tinggal dan Masa Depan Anak
Berita · Berita terkait

Jembatan yang memprihatinkan ini belum mendapat penanganan dari pemerintah setempat, sehingga mau tak mau masyarakat harus rela menggunakan jembatan ini.

“Kalau masalah usangnya kan bisa diganti. Ini jembatannya berbahaya, tapi belum ada penanganan dari pemerintah tentang perbaikan atau pembuatan jembatan bagi warga agar bisa merasakan jalur yang aman,” jelasnya.

Ia pun berharap agar pemerintah secepatnya memperbaiki jembatan tersebut. “Kalau dana saya yakin pasti ada, namun mungkin belum sampai ke hal ini dalam perbaikan jembatan ini. Semoga pemerintah bisa secepatnya memperbaiki jembatan ini,” pungkasnya. (ct1)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{