Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Warga Khawatir, Jembatan Jeprah di Jalur Alternatif Cipanas–Mariwati Terancam Amblas

Terbit 8 Mar 2026 11:20 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Warga Khawatir, Jembatan Jeprah di Jalur Alternatif Cipanas–Mariwati Terancam Amblas — Cianjur Update
Lubang besar muncul di badan Jembatan Jeprah, Kampung Jeprah (Bengkok), Desa Sindanglaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Minggu (8/3/2026). Warga memasang penanda sederhana dan memberlakukan sistem buka–tutup kendaraan karena di bawah permukaan jalan terdapat rongga sedalam sekitar tiga meter akibat erosi aliran air. Foto: Istimewa

CIANJURUPDATE.COM – Sebuah lubang besar muncul di badan Jembatan Jeprah yang berada di Kampung Jeprah (Bengkok), Desa Sindanglaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur. Kondisi ini membuat warga khawatir terhadap keselamatan pengguna jalan yang melintasi jalur alternatif Cipanas–Mariwati tersebut.

Lubang di permukaan jalan memiliki diameter sekitar satu meter. Namun di bagian bawahnya terdapat rongga yang lebih luas dengan kedalaman diperkirakan mencapai tiga meter akibat tergerus aliran air di bawah jembatan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, bagian bawah struktur jembatan terlihat terkikis sehingga menimbulkan ruang kosong di bawah lapisan aspal. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memperparah kerusakan apabila tidak segera ditangani.

Iklan sevilage

Kerusakan diduga dipicu oleh tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir di wilayah Cipanas. Debit air yang meningkat menyebabkan arus di bawah jembatan menjadi lebih kuat dan terus mengikis tanah penyangga.

Baca Juga
Terhimpit Rencana Agrowisata, Warga Ciseureuh Batulawang Cemas Kehilangan Tempat Tinggal dan Masa Depan Anak
Berita · Berita terkait

Jaja, warga setempat yang membantu mengatur lalu lintas secara swadaya, mengatakan ukuran rongga di bawah permukaan jalan semakin melebar.

“Lubangnya makin besar. Kedalamannya sudah sekitar tiga meter. Lubang di atas memang sekitar satu meter, tapi rongga di dalamnya jauh lebih luas. Kalau tidak segera diperbaiki, kami khawatir Jembatan Jeprah Cipanas ini bisa runtuh,” ujar Jaja kepada wartawan, Minggu (8/3/2026).

Menurut warga, pemerintah daerah disebut telah meninjau lokasi, namun hingga kini belum ada tindakan perbaikan darurat yang dilakukan. Padahal, jalur tersebut merupakan akses penting bagi mobilitas warga dan aktivitas ekonomi di sejumlah desa di Kecamatan Cipanas.

Ayi, warga lainnya, menilai kerusakan berpotensi semakin parah apabila tidak segera ditangani.

Baca Juga
Kebakaran Alun-Alun Suryakencana, Seluruh Jalur Pendakian Gunung Gede Ditutup 5 Hari Mulai 7-11 Agustus 2026
Berita · Berita terkait

“Kalau terus dibiarkan, kami takut jembatan di jalur Cipanas–Mariwati Cianjur ini bisa putus. Rongga di bawahnya sudah besar. Saat hujan deras, aliran air sangat kuat dan bisa mempercepat kerusakan,” katanya.

Untuk mengurangi risiko, warga saat ini memberlakukan sistem buka-tutup secara manual bagi kendaraan yang melintas di Jembatan Jeprah. Pengaturan tersebut dilakukan agar kendaraan tidak melintasi titik jalan yang berada tepat di atas rongga.

Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan penanganan darurat guna mencegah kerusakan lebih lanjut serta menjaga keselamatan pengguna jalan di jalur alternatif tersebut.***

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Rendy Irawan | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{