Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Warga Keluhkan Dana Bansos di Desa Ciherang Diduga Dipotong

Terbit 18 Sep 2020 05:48 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Warga Keluhkan Dana Bansos di Desa Ciherang Diduga Dipotong — Cianjur Update

Pacet – Warga Kampung Panyaweuyan, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, menyesalkan adanya dugaan pemotongan dana bantuan sosial (bansos) yang disalurkan dari Kemensos. Kabarnya, uang yang dipotong akan diberikan kepada warga yang tidak mendapat bantuan.

Salah satu narasumber berinisial HD (48), mengatakan, pemotongan bansos diduga dilakukan oknum di lingkungan desa. Ia menjelaskan, besaran uang yang diterima kepala keluarga terdampak Covid-19 seharusnya Rp1,8 juta selama tiga bulan. Namun hanya mendapatkan Rp1 juta.

“Saya pikir hanya beberapa orang saja yang dipotong, ternyata setelah cek semuanya dipotong. Sementara besaran dana yang dipotong oleh oknum dari satu orang penerima sebesar Rp800 ribu,” tuturnya.

Iklan sevilage

Ia menceritakan, penerima manfaat yang hanya menerima bansos sebesar Rp1 juta mengungkapkan, pemotongan uang dana tersebut atas tekanan dari salah seorang oknum di lingkungan desa. Jika penerima manfaat tidak mau menyerahkan besaran uang potongan yang sudah ditentukan, diancam tidak akan mendapatkan bantuan.

Baca Juga
Diduga Hendak Tawuran, Tiga Pelajar SMK di Cianjur Diamankan
Berita · Berita terkait

“Katanya mau dicoret, jadi terpaksa saya berikan walaupun menurut saya pribadi potongan tersebut sangatlah terlalu besar,” paparnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Desa Ciherang, Acep Haryadi, mengatakan, ia tidak pernah menginstruksikan kepada perangkatnya untuk memotong bansos bentuk apapun. Seperti yang diberikan pemerintah pusat maupun daerah kepada penerima manfaat bantuan.

“Itu tidak benar kang, tidak ada yang memotong sekecil apapun dana bantuan yang sudah diberikan pemerintah kepada warga penerima,” ujarnya.

Baca Juga
FBI DPC Cianjur Salurkan Air Bersih, Bantu Warga Terdampak Kekeringan di Cibeber
Berita · Berita terkait

Ia mengatakan, pihaknya telah memanggil warga penerima bantuan yang diduga dipotong oknum. Hasilnya, penerima mengatakan sudah sesuai kesepakatan.

“Saya juga sudah memanggil warga yang merasa dipotong bersama RT dan saksi yang lain. Akan tetapi mereka mengatakan kepada saya sendiri, tidak ada unsur paksaan. Itu memang sudah kesepakatan,” katanya.

Acep menegaskan, bila ada perangkatnya atau kader dan RT yang berani melakukan pemotongan bansos, tidak akan segan memberikan sanksi berupa pemecatan. “Sesuai apa yang sudah saya intruksikan, jadi kalau pun ada yang masih bermain main main dengan dana bansos, hari itu juga saya akan keluarkan,” tandasnya.(ct6/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{