Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Update Dugaan Keracunan MBG di Kadupandak Cianjur: 11 dari 28 Siswa SD Dirujuk ke RS

Terbit 27 Jan 2026 08:29 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan
Update Dugaan Keracunan MBG di Kadupandak Cianjur: 11 dari 28 Siswa SD Dirujuk ke RS — Cianjur Update
Sejumlah siswa SD di Desa Wargasari, Kecamatan Kadupandak, Cianjur, mendapatkan perawatan medis usai mengalami gejala diduga keracunan massal setelah menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (27/1/2026). Foto: Istimewa

CIANJURUPDATE.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Cianjur diwarnai insiden memprihatinkan. Sebanyak 28 siswa SDN Wargasari, Kecamatan Kadupandak, dilaporkan mengalami gejala keracunan massal pada Selasa (27/1/2026). Akibat kondisi kesehatan yang terus menurun, 11 siswa di antaranya harus dirujuk ke rumah sakit.

Suasana di SDN Wargasari berubah mencekam saat satu per satu siswa mulai mengeluhkan sakit kepala hebat dan rasa mual sejak pagi hari. Indah (34), salah satu orang tua siswa kelas 6, menceritakan detik-detik saat anaknya dipulangkan dalam kondisi lemas.

“Katanya di sekolah muntah, kemudian diantarkan pulang. Setelah sampai rumah, makin sering muntahnya. Dan ternyata teman-temannya juga mengalami hal serupa,” tutur Indah saat dikonfirmasi.

Iklan sevilage

Ia menambahkan bahwa para siswa kemudian diarahkan untuk berkumpul di sekolah guna dievakuasi secara kolektif ke pusat layanan kesehatan. Berdasarkan kesaksian anaknya, aroma tidak sedap tercium dari salah satu lauk yang disajikan dalam menu MBG.

Baca Juga
Peringatan Hari Jadi ke-349 Cianjur: Bupati Tekankan Pembangunan Berorientasi pada Kepentingan Rakyat
Berita · Berita terkait

“Menu MBG itu tahu, sayur, dan daging ayam berbumbu. Kata anak saya, ayam bumbunya itu berbau. Bahkan di menu sebelumnya ditemukan belatung,” ungkap dia.

Kepala Puskesmas Kadupandak, Suryana, mengonfirmasi bahwa gelombang pasien siswa mulai berdatangan sejak pukul 09.00 WIB. Hingga pukul 15.00 WIB, tercatat 28 anak mendapatkan perawatan medis.

“Gejalanya serupa: muntah, mual, pusing, dan diare. Sebanyak 11 siswa terpaksa dirujuk ke rumah sakit karena tidak kunjung menunjukkan perbaikan kondisi (setelah observasi),” jelas Suryana.

Meski demikian, ia menyebut beberapa pasien yang bertahan di puskesmas mulai menunjukkan tren positif, bahkan satu siswa sudah diizinkan pulang.

Baca Juga
Gagalkan Tawuran Pelajar di Cibeber, Polisi Amankan Dua Siswa SMP dan Sajam
Berita · Berita terkait

Kapolsek Kadupandak, AKP Deden Hermansyah, menegaskan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan mendalam. Tim kepolisian telah mengamankan sampel muntahan siswa untuk diuji di laboratorium guna memastikan penyebab pasti anomali kesehatan ini.

“Untuk penyebabnya masih kami lakukan penyelidikan. Belum tentu akibat MBG, karena ada yang makan tapi tidak bergejala serupa, dan ada juga yang tidak makan tapi muntah dan diare,” ujar AKP Deden.

Ia juga mencatat kendala lapangan di mana sampel makanan hari sebelumnya sudah tidak tersedia untuk diamankan.

Di sisi lain, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gandasari, Gungun Muparih, membantah keras tudingan bahwa program MBG menjadi pemicu keracunan.

Baca Juga
Disdikpora Cianjur Klarifikasi Status Dua Remaja Terduga Tawuran: Bukan Lagi Siswa SMP
Berita · Berita terkait

“Yang tidak makan saja mengalami gejala serupa. Jadi bukan dari MBG. Untuk pastinya menunggu hasil penyelidikan,” bantah Gungun.

Terkait temuan belatung di hari sebelumnya, ia berdalih bahwa hal tersebut berasal dari faktor internal buah yang sulit dideteksi secara visual.

“Tidak ada kelalaian dalam quality control. Setiap buah dan makanan kami cek. Tapi kemungkinan itu belatung dari dalam buah, itu kan tidak bisa terlihat kasat mata. Tapi sudah kami tarik semuanya begitu ada laporan tersebut,” pungkasnya.***

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Rendy Irawan | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{