Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Terlibat Kasus Kekerasan Terhadap Siswa, Guru SMAN 2 Cianjur Ajukan Pensiun Dini

Terbit 12 Sep 2024 10:22 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Terlibat Kasus Kekerasan Terhadap Siswa, Guru SMAN 2 Cianjur Ajukan Pensiun Dini — Cianjur Update
Gedung SMA Negeri 2 Cianjur. (Foto: Istimewa)

CIANJURUPDATE.COM – Guru mata pelajaran Matematika di SMAN 2 Cianjur mengajukan pensiun dini setelah terlibat kasus dugaan kekerasan terhadap siswanya.

Guru berinisial G itu kini tengah menghadapi proses hukum terkait kasus kekerasan terhadap siswa di SMAN 2 Cianjur.

Kepala SMAN 2 Cianjur, Haruman, menyatakan bahwa guru tersebut telah menyerahkan surat pengajuan pensiun dini, meski seharusnya baru akan pensiun pada tahun 2029.

Iklan sevilage

“Seharusnya dia masih memiliki waktu lima tahun lagi sebelum pensiun, tapi kemarin dia sudah mengajukan pensiun dini,” ujar Haruman pada Kamis (12/9/2024).

Baca Juga
Lutung Jawa Diduga Tertabrak di Ciranjang, Polres Cianjur Serahkan ke BKSDA Jabar untuk Rehabilitasi
Berita · Berita terkait

Haruman juga menjelaskan bahwa proses pengajuan pensiun dini ini akan dilanjutkan ke Kantor Cabang Dinas (KCD) untuk ditindaklanjuti ke tahap berikutnya.

“Dari pihak sekolah, kami sudah memprosesnya. Setelah itu laporan akan diserahkan ke KCD, dan selanjutnya ke Dinas Pendidikan serta instansi terkait lainnya,” jelasnya.

BACA JUGA: Guru Terduga Pelaku Kekerasan di SMAN 2 Cianjur Pernah Terjerat Kasus Serupa Sebelumnya

Baca Juga
Pasien Panik, Babi Hutan Masuk Puskesmas Campaka Cianjur
Berita · Berita terkait

Sementara itu, terkait sanksi atas dugaan penganiayaan, Haruman menyebut pihak sekolah telah mengambil langkah dengan mencabut jam mengajar G,

Saat ini, pihaknya masih menunggu keputusan lebih lanjut dari KCD dan Dinas Pendidikan Jawa Barat.

“Sanksi dari sekolah sudah diberikan, yakni penghapusan jam mengajar. Namun, untuk sanksi lainnya, kami masih menunggu keputusan dari KCD dan Disdik Jabar, karena mereka yang berwenang,” tutupnya.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{