Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Tegakan Demokrasi, Himat Jadi Amicus Curiae dalam Sengketa Pilkada Cianjur di MK

Terbit 16 Jan 2025 10:13 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Tegakan Demokrasi, Himat Jadi Amicus Curiae dalam Sengketa Pilkada Cianjur di MK — Cianjur Update
Himat resmi menjadi Amicus Curiae dalam sengketa Pilkada Cianjur di MK. Ketua PP Himat, Isma Maulana Ihsan, menekankan pentingnya peningkatan kualitas demokrasi. (Foto: Istimewa)

– Himpunan Mahasiswa Cianjur (Himat) resmi menjadi Amicus Curiae atau sahabat pengadilan dalam sengketa Pilkada Cianjur yang sedang berlangsung di Mahkamah Konstitusi (MK).

Langkah ini diambil untuk mendorong peningkatan kualitas demokrasi di Kabupaten Cianjur.

Ketua PP Himat, Isma Maulana Ihsan, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengajukan komentar tertulis sebagai bagian dari Amicus Curiae yang diterima MK pada Selasa (14/1/2025).

Iklan sevilage

“Hari ini, komentar tertulis kami sudah diteruskan ke Majelis Hakim untuk menjadi bahan pertimbangan. Untuk komentar lisan, kami siap hadir kembali jika persidangan berlanjut,” ujarnya kepada Cianjur Update, Kamis (16/1/2025).

Baca Juga
Lutung Jawa Diduga Tertabrak di Ciranjang, Polres Cianjur Serahkan ke BKSDA Jabar untuk Rehabilitasi
Berita · Berita terkait

Ihsan menegaskan, fokus utama Himat dalam proses ini adalah mendorong MK untuk mengambil keputusan yang berorientasi pada kualitas demokrasi.

“Kami ingin MK melihat secara komprehensif, tidak hanya dari sisi kuantitatif, tetapi juga kualitatif. Demokrasi Cianjur harus menjadi lebih akuntabel, baik dari penyelenggara pemilu maupun para paslon yang terlibat,” katanya.

Kritik terhadap Penyelenggara Pemilu

Himat juga memberikan evaluasi terhadap pelaksanaan Pilkada Cianjur sebelumnya. Ihsan menyoroti kurangnya sosialisasi substantif dari penyelenggara pemilu, seperti KPU dan Bawaslu, yang dinilai hanya menyasar komunitas tertentu.

Baca Juga
Aksi Pencurian Uang Dalam Kotak Amal Masjid Ar-Rahman Terekam CCTV
Berita · Berita terkait

“Demokrasi harus didefinisikan secara utuh, tidak hanya sebatas memilih dan mengetahui paslon, tetapi juga memahami pentingnya kesetaraan warga negara,” tegasnya.

Ia juga menyoroti sejumlah dugaan pelanggaran, seperti manipulasi data C6, kecurangan oleh KPPS, hingga penggunaan politik identitas oleh paslon tertentu.

“Dugaan ini menjadi aib yang perlu dijawab oleh penyelenggara pemilu. Banyak isu liar yang beredar tanpa klarifikasi dari KPU, dan ini mencederai kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi,” tambah Ihsan.

Dorongan untuk Demokrasi yang Lebih Baik

Baca Juga
Pasien Panik, Babi Hutan Masuk Puskesmas Campaka Cianjur
Berita · Berita terkait

Dalam komentarnya, Himat mengusulkan agar semua pihak, termasuk pemerintah dan oposisi, lebih serius dalam memperjuangkan demokrasi.

“Kami ingin demokrasi tidak hanya menjadi retorika, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan nyata yang murni dari niat baik untuk masyarakat,” ujar Ihsan.

Ia berharap putusan MK dapat menjadi titik balik bagi demokrasi di Cianjur.

“Kami ingin memastikan bahwa keputusan ini akan membawa perubahan positif, baik untuk penyelenggaraan pemilu ke depan maupun untuk para pemimpin yang akan datang,” tutupnya.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{