Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Tanggapi Bom Gereja Katedral Makassar, MUI Cianjur: Di Agama Manapun Aksi Terorisme Tidak Dibenarkan

Terbit 30 Mar 2021 05:28 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Tanggapi Bom Gereja Katedral Makassar, MUI Cianjur: Di Agama Manapun Aksi Terorisme Tidak Dibenarkan — Cianjur Update
TERORISME: MUI Kabupaten Cianjur menegaskan, bahwa aksi terorisme di agama manapun tidak dibenarkan. (Foto: Afsal Muhammad/cianjurupdate.com)

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Tragedi ledakan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar memantik perhatian sejumlah pihak. Salah satunya Plt Bupati Cianjur, H Herman Suherman dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cianjur, KH Abdul Rauf.

Plt Bupati Cianjur, H Herman Suherman mengucapkan duka mendalam atas tragedi bom di Gereja Katedral Makassar. Ia mengimbau masyarakat tidak gambar-gambar yang sadis dan meresahkan.

“Dengan beredarnya duka Makassar, saya imbau jangan ikuti hal seperti itu dan jangan sekali-kali mengekspos gambar-gambar (sadis, red). Kita ingin Cianjur aman, damai, dan tertib. Apalagi mendekati puasa, kita fokuskan untuk beribadah puasa,” tutur Herman kepada Iklan sevilage

Sementara itu, Ketua MUI Cianjur, KH Abdul Rauf menjelaskan, aksi teror sudah jelas melangar hukum. Bahkan, di agama Islam dan agama apapun tidak membenarkan aksi terorisme.

Baca Juga
Aksi Pencurian Uang Dalam Kotak Amal Masjid Ar-Rahman Terekam CCTV
Berita · Berita terkait

“Di agama manapun tidak boleh melakukan aksi teror apalagi sampai memakan korban,” jelas dia.

Maka dari itu, pemerintah kerap melakukan berbagai upaya untuk menanggulangi masalah ini, seperti mencegah radikalisme dan terorisme.

“Maka upaya pencegahan radikalisme terorisme itu dilakukan untuk memberantas ketakutan keresahan bahkan korban jiwa,” ujarnya.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Cianjur untuk menghindari tindakan meresahkan seperti terorisme.

Baca Juga
Cianjur Jadi Tuan Rumah Gema Tunas V PKBM dan SKB Jabar, Siap Tekan Angka Tidak Sekolah Capai 46 Ribu
Berita · Berita terkait

“Imbauannya kepada siapapun, hindari aksi-aksi yang menimbulkan keresahan, membahayakan, dan mengancam jiwa yang kita kenal dengan terorisme,” sebutnya.

Abdul Rauf menjelaskan, aparat keamanan pun berwenang untuk menindak apabila terjadi hal-hal yang meresahkan. Karena ditakutkan bisa merugikan masyarakat.

“Kita upayakan bekerja sama dengan tokoh-tokoh karena bagaimana pun setiap penanganan masalah di masyarakat pemerintah selalu berkomunikasi,” tukasnya.(afs/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{