Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Takut Karena Diancam Anak Sendiri, Ibu di Cianjur Ini Minta Perlindungan Polisi

Terbit 8 Sep 2022 23:03 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Takut Karena Diancam Anak Sendiri, Ibu di Cianjur Ini Minta Perlindungan Polisi — Cianjur Update

Cianjur Update, Cibeber – Viral di media sosial, seorang ibu di Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, meminta perlindungan kepada Kapolres Cianjur, lantaran diancam oleh anaknya sendiri.

Dalam video yang berdurasi 37 detik diketahui bahwa ibu tersebut bernama Euis Suryati, warga Kampung Handeueul, di Desa Cihaur, Kecamatan Cibeber, yang mengaku diancam oleh Giri Tirtana yang tidak lain anak kandungnya sendiri.

“Saya nama Euis Suryati sebagai ibu kandung dari Giri Tirtana merasa resah dengan ancaman anak saya kepada saya selalu ibu kandungnya,” ujar Euis dalam video tersebut.

Iklan sevilage

Bahkan saking takutnya karena mendapat ancaman dari sang anak, Euis sampai mengungsi ke tempat lain yang dinilai aman. Namun dalam video tersebut dia tidak menceritakan di mana dia mengungsi.

Baca Juga
Tega! Ditinggal Istri ke Luar Negeri, Ayah di Pacet Tega Perkosa Anak Kandung Selama Setahun
Berita · Berita terkait

“Bahkan saya mengungsi di suatu tempat,” kata dia.

Tidak hanya itu, dalam video itu juga dia sampai meminta perlindungan hukum kepada Kapolres Cianjur atas ancaman yang dilayangkan anaknya.

“Saya mohon kepada bapak Kapolres Cianjur untuk meminta perlindungan hukum kepada saya atas ancaman anak saya,” ucap dia.

Sementara itu, Fanpan Nugraha, Kuasa Hukum, Euis, menjelaskan, berdasarkan dari keterangan Euis bahwa anaknya tersebut melakukan dugaan pengancaman hingga membuat takut ibunya sendiri.

Baca Juga
Pasien Panik, Babi Hutan Masuk Puskesmas Campaka Cianjur
Berita · Berita terkait

“Kalau motifnya dari pengakuan si ibu, Giri ini sering meminta uang bahkan dalam keadaan mabuk. Karena tidak dikasih sehingga ada pengancaman,” kata dia.

Akan tetapi, anaknya tersebut malah melaporkan adik beserta tetangganya ke polisi dengan alasan dugaan terjadinya penganiayaan sebagaimana pasal 170 KUHP.

“Pada saat kejadian cekcok antara anak dan ibunya Senin (29/8) lalu, Giri terjatuh karena dalam keadaan mabuk sehingga pipinya terdapat luka terkena pagar. Luka itu divisum dan menuduh bahwa sudah dipukul,” ungkapnya.

Sumber: @terasmudacianjur

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{