Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Soroti Aksi Geng Motor, Sosiolog Sebut Pelaku Hanya Ingin Cari Perhatian hingga Eksistensi

Terbit 13 Mar 2021 08:02 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Soroti Aksi Geng Motor, Sosiolog Sebut Pelaku Hanya Ingin Cari Perhatian hingga Eksistensi — Cianjur Update
EKSISTENSI: Aksi bringas geng motor dan tindak kriminal bukan hanya dorongan ekonomi, namun lebih pada mencari perhatian dan eksistensi. (Foto: Afsal Muhammad/cianjurupdate.com)

CIANJURUPDATE.COM, – Aksi bringas geng motor dan pelaku tindak kriminal terutama yang masih berusia muda, ternyata memiliki motivasi khusus dalam setiap aksi kejahatan yang dilakukannya. Tidak melulu karena faktor ekonomi saja, namun sejumlah pakar menemukan fakta, bahwa para pelaku tersebut memiliki kecenderungan untuk mencari perhatian, baik di lingkungan rumah maupun sekolahnya.

Hal itu diungkapkan Pakar Sosiolog Universitas Indonesia (UI), Devie Rahmawati. Ia mengatakan, para pelaku kejahatan pun memiliki motivasi untuk mencari perhatian dan eksistensi akan dirinya. Sehingga, lanjutnya, semakin sadis melakukan aksinya, maka semakin dia dianggap luar biasa.

“Para pelaku ini mengalami krisis identitas. Mereka cenderung tidak memiliki panggung di lingkungan mereka. Ditambah usia mereka masih sangat muda dan labil. Jadi sangat jarang, jika genk motor melakukan aksi kejahatan sangat serius dan terencana,” ungkap Devie kepada Cianjur Iklan sevilage

Devie menilai, yang harus bertanggung jawab atas tindakan tersebut yakni orangtua sebagai orang terdekat dan paling dominan dalam lingkup kehidupan mereka. Sehingga menurutnya, orangtua harus bisa tegas mencabut Surat Izin Mengemudi (SIM), bahkan motor yang digunakan anak-anaknya.

Baca Juga
Aksi Pencurian Uang Dalam Kotak Amal Masjid Ar-Rahman Terekam CCTV
Berita · Berita terkait

“Dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, semua orang lebih banyak di dalam rumah. Sekolah juga dilakukan daring atau online. Jadi mereka memanfaatkan waktu luangnya untuk hal yang kurang produktif atau tindakan yang bisa memuaskan kejenuhan mereka,” tambahnya.

Ia menyebut, selain orangtua, penjagaan di sekitar lingkungan pun harus lebih ditingkatkan lagi, misalnya dengan menghidupkan kembali siskamling atau ronda malam.

“Selain itu, kerja sama lingkungan sosial dan orang tua pun perlu bersinergi, sehingga penanggulangan aksi kriminalitas bisa diatasi sedini mungkin,” tandasnya.(afs)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{