Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Pendidikan

Siswa yang Tak Memiliki HP, Diizinkan Berkonsultasi pada Guru di Sekolah -

Terbit 4 Dec 2020 05:50 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Siswa yang Tak Memiliki HP, Diizinkan Berkonsultasi pada Guru di Sekolah - — Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – SMA Terbuka (Smater) Pasundan 2 Cianjur mengizinkan siswa yang tak punya HP untuk berkunjung ke sekolah agar bisa berkonsultasi dengan para guru. Hal ini dilakukan khususnya untuk pelajaran yang sulit dijelaskan secara online.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Smater Pasundan 2 Cianjur, Yayan Solihin Permana. Menurutnya, saat ini ada sekitar 1.000 siswa yang belajar di sekolah, sehingga pihaknya mengizinkan ada kegiatan tatap muka namun dengan batasan tertentu.

“Mereka yang tidak punya HP bisa datang ke sekolah dan yang datang pasti sedikit jadi protokol kesehatan bisa dikendalikan. Bukan tatap muka, namun istilahnya berkunjung, ketika ada kesulitan bisa ke sekolah ketemu dengan gurunya agar bisa melayani,” tuturnya kepada , Kamis (3/12/2020).

Iklan sevilage

Yayan menjelaskan, 40 persen siswa tidak memiliki HP untuk belajar, meskipun kuota internet kini sudah terjamin oleh sekolah. Sehingga pihaknya terus berusaha dengan salah satu caranya adalah kunjungan guru.

Baca Juga
Serap Aspirasi, Anggota DPRD Cianjur Lukmanul Hakim Fokus Bantu PIP dan Sarana Toilet Siswa di Kecamatan Cipanas
Pendidikan · Berita terkait

“Ada juga guru kunjung, ketika tidak punya HP semua siswa dikunjungi. Itu solusi terakhir, karena kadang-kadang yang tidak punya HP juga tidak ke sekolah, jadi harus dijemput ke rumah siswa,” jelas dia.

Bagi siswa yang punya HP, lanjutnya, kuota internet terjamin bagi siswa. Namun, kuota yang diberikan adalah kuota khusus belajar berbeda dengan kuota biasa, sehingga tidak bisa mengakses banyak aplikasi.

“Kuota bisa diakses hanya untuk kepentingan pendidikan saja, tidak seperti kuota biasa. Kalau kuota umum nanti tidak dipakai belajar, jadi kuotanya sudah diatur,” paparnya.

Ia pun berharap, semua pihak untuk bisa sabar menghadapi pandemi Covid-19 ini. Meski begitu, ia menilai, hal ini bisa meningkatkan melek teknologi.

Baca Juga
Pelepasan Peserta Didik PKBM Sarbini Berlangsung Meriah, 132 Siswa Resmi Lulus
Pendidikan · Berita terkait

“Ini tantangan, toh dari sekolah sudah mengarahkan ke guru agar tidak terlalu membebani siswa,” ungkapnya.

Guru juga, kata dia, diimbau untuk tidak selalu menggunakan aplikasi WhatsApp. Fitur video conference bisa digunakan, selain menghilangkan kejenuhan juga membawa sentuhan emosional.

“Guru bisa memakai zoom atau Google Meet supaya ada sentuhan emosional. Kalau dengan video conference bisa saling melihat seperti di kelas untuk menghadapi kejenuhan,” tandasnya.(afs/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{