Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Pendidikan

Sekolah Libur, Omzet PKL di Cipanas Anjlok

Terbit 19 Mar 2020 08:51 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Sekolah Libur, Omzet PKL di Cipanas Anjlok — Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM, Cipanas – Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) di Cipanas mengeluh omzet turun karena Kegiatan Belajar dan Mengajar (KBM) di sekolah libur atau dialihkan ke rumah. Alhasil pendapatan untuk kebutuhan pun merosot.

Salah satu pedagang somay di Cipanas, Aep (48), mengatakan selama sekolah diliburkan pendapatannya turun hingga 50 persen. Ia pun terpaksa mengurangi bahan belanjaan untuk menekan kerugian.

“Saya sebagai pedagang somay mengalami kekurangan penghasilan. Biasanya Rp200 ribu kini pendapatanya Rp100 ribu juga sudah susah. Bahan-bahan yang akan didagangkan juga otomatis di kurangi,” ujarnya, Kamis (19/3/2020).

Iklan sevilage

Aep berkata, selain penghasilan berkurang, ia juga harus berjualan berkeliling ke kampung-kampung. Bahkan ia pun harus menempuh perjalanan jauh.

Baca Juga
SMAN 1 Cianjur Bertransformasi Jadi “Sekolah Maung”, Ini Sistem Penerimaan Murid Baru
Pendidikan · Berita terkait

“Tidak halnya seperti mangkal di sekolah, tinggal melayani tidak harus berkeliling. Tidak seperti sekarang berkeliling mencari tempat ramai,” katanya.

Ia berharap, Cianjur kususnya Cipanas kembali stabil terbebas dari virus corona. Hal itu agar sekolah bisa berlangsung nyaman.

“Dan saya sebagi pedagang penghasilan saya bisa menigkat lagi, tidak kurang seperi halnya sekarang,” tambahnya.

Hal serupa dengan pedagang telor gulung bernama Dadang (38). Ia mengatakan selama penutupan sekolah, kini pendapatanya berkurang hingga setengah dari hasil penjualan biasanya.

Baca Juga
Serap Aspirasi, Anggota DPRD Cianjur Lukmanul Hakim Fokus Bantu PIP dan Sarana Toilet Siswa di Kecamatan Cipanas
Pendidikan · Berita terkait

“Dengan diliburkannya sekolah, saya sebagai pedagang sangat sedih penghasilan menurun. Biasanya Rp150/200 ribu akan tetapi dengan adanya libur sekolah mendapatan sangat mengurang. Rp100 ribu juga susah, dan itu juga untuk modal kembali berjualan,” ungkapnya dengan penuh rasa sedih.

Dadang berharap pemerintah bisa mengatasi masalah ini. Anak-anak bisa sekolah kembali dan pendapatannya stabil seperti biasanya.

“Mudah-mudahan saja Cipanas bisa terhindar dari virus corona. Kami bisa berjulan dengan bebas dan pendapatan saya stabil seperi biasanya,” tandasnya.(ct6/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{