Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Pendidikan

Sekolah di Cianjur Diimbau Gelar Rapid atau Swab Test

Terbit 7 Sep 2020 13:45 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Sekolah di Cianjur Diimbau Gelar Rapid atau Swab Test — Cianjur Update

, Cianjur – Sekolah di Kabupaten Cianjur diimbau untuk melaksanakan rapid atau swab test. Hal ini dilakukan untuk berjaga-jaga ketika pelaksanaan belajar tatap muka mulai dilaksanakan.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah atau MKKS Kabupaten Cianjur, Agam Supriyatna mengatakan, pelaksanaan swab atau rapid test seharusnya dilakukan oleh lembaga pendidikan baik tingkat dasar, menengah, hingga tingkat atas.

“Paling tidak menjadi pra syarat lembaga kalau mau tatap muka langsung. Bahkan sekarang sudah ada di zona hijau atau kuning itu diperbolehkan dengan catatan prasyarat dan prosedur kesehatan tetap terjaga salah satunya pelaksanaan rapid test atau swab,” tuturnya saat ditemui di SMAN 1 Cianjur, Senin (07/09/2020).

Baca Juga
Terangi Negeri dengan Semangat Pancasila, PLN UP3 Cianjur Hadirkan Listrik bagi Pesantren Nurul Hikmah
Pendidikan · Berita terkait
Iklan sevilage

Dirinya mengatakan, selain diimbau oleh MKKS, hal ini pun menjadi imbauan dari Kantor Cabang Dinas Pendidikan (Disdik) Wilayah VI Jawa Barat untuk mengajukan test ke Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur.

“Di tingkat kabupaten itu mungkin ada Dinas Kesehatan (Dinkes), kemudian puskesmas dan Pemda biasanya memfasilitasi pelaksanaan rapid test. Sekolah mengajukan permohonan kepada tim Dinkes atau satgas Covid-19,” jelasnya.

Dirinya menyebut, pelaksanaan swab test di lingkungan sekolah memerlukan biaya yang tidak sedikit. Ia menyebut, untuk sekali test itu bisa memakan biaya sekitar Rp1 juta.

Baca Juga
Taklim Akbar Yayasan Syekh Ali Jaber Hadirkan Empat Ulama Internasional di Cianjur
Pendidikan · Berita terkait

“Sehingga biaya seperti ini barangkali pemerintah Kabupaten memprogramkan untuk pelaksanaan swab test ke personil sekolah sebelum belajar langsung,” kata dia.

Bahkan, Agam mengatakan, pembelajaran secara tatap muka sebenarnya sudah diperbolehkan, khususnya di zona hijau dan kuning. Namun, harus memenuhi prasyarat dan prosedur kesehatan.

“Barangkali harus swab test. Swab test itu dilakukan sekolah dengan izin, dan hasilnya diketahui itu hampir dua minggu.” tukasnya.(afs)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{