Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Pendidikan

Sedih, Sekolah di Kadupandak Lantainya Tanah Merah

Terbit 16 Jan 2019 05:21 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Sedih, Sekolah di Kadupandak Lantainya Tanah Merah — Cianjur Update

, Kadupandak – Menyedihkan sebuah bangunan sekolah di SDN Cempakawangi, Desa Gandasari, Kecamatan Kadupandak lantainya masih berupa tanah merah. Di sekolah ini ratusan murid belajar beralaskan tanah. Kondisi tersebut diketahui sudah berlangsung sangat lama.

Walaupun begitu, tetapi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah tersebut tetap berlangsung. Namun, kondisinya semakin mengkhawatirkan saat musim penghujan datang. Sebab, lantai tanah merah di dalam ruangan kelas menjadi becek ditetesi air hujan yang rembes dari atap bangunan.

Koordinator Pendidikan Kecamatan Kadupandak, Nuhrodin menuturkan, pihaknya sudah mengunjungi sekolah tersebut dan memang kondisinya menyedihkan. Selain lantainya belum menggunakan keramik, atap sekolah pun bocor akibat langit-langit yang sudah rapuh.

Iklan sevilage

“Di sekolah tersebut ada 59 murid, dulu lebih parah atapnya dari asbes, kalau lantainya memang semua beralas tanah,” ujar Nuhrodin di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, Rabu (16/1/2019).

Baca Juga
Pelepasan Peserta Didik PKBM Sarbini Berlangsung Meriah, 132 Siswa Resmi Lulus
Pendidikan · Berita terkait

Nuhrodin mengatakan, ajuan perbaikan sudah ia ketahui dan masuk ke Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur. Ia mengatakan, bangunan tersebut memang harus segera direhab.

“Nilainya saya tak tahu, semoga ada respon yang cepat untuk segera diperbaiki,” kata dia.

Nuhrodin mengatakan, di wilayah Kadupandak ada sebanyak 40 sekolah, dan tujuh di antaranya dalam kondisi rusak.

Baca Juga
Taklim Akbar Yayasan Syekh Ali Jaber Hadirkan Empat Ulama Internasional di Cianjur
Pendidikan · Berita terkait

“Satu di antaranya adalah SDN Campakawangi yang bangunannya mengalami kerusakan parah,” ungkapnya.

Ia mengatakan, lokasi sekolah berada di pinggir jalan. Bangunan berada sekitar 25 menit dari ibukota kecamatan.

“Yang saya salut, meski beralas tanah para muridnya tetap semangat dan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung,” tutupnya.

[smartslider3 slider="4"]
QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{