Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

RSUD Sayang Cianjur Dituduh Sembunyikan Anggaran Covid-19, Mahasiswa Minta Transparansi

Terbit 30 Jan 2024 16:36 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan

 – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur diduga menutupi anggaran Covid-19 yang telah diklaim kepada pemerintah.

Terlebih, upaya Cianjur Update untuk menghubungi Direktur RSUD Sayang Cianjur, dr Irvan Nurfauzy, belum membuahkan hasil.

Iklan sevilage

Gerakan Mahasiswa Cianjur Bersatu (GMBC) mengkritik hal tersebut. Menurut Sekretaris GMBC, Fahmi Fahreza Mz, rumah sakit yang dikelola oleh pemerintah harus transparan dalam segala hal.

Baca Juga
Honda Beat Karyawan PNM Mekaar di Cianjur Dicuri, Aksinya Terekam CCTV
Berita · Berita terkait

Baca Juga: RSUD Sayang Belum Beri Penjelasan Soal Anggaran Covid-19

“Menurut saya, RSUD Sayang tidak mematuhi Pasal 9 Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan juga tidak transparan terhadap anggaran,” ujar Fahmi.

Fahmi menegaskan bahwa masyarakat berhak mengetahui tentang anggaran yang dikelola pemerintah.

Baca Juga
Kopi Nako Cianjur Bantah Stigma sebagai Tempat LGBT, Tegaskan Komitmen Jaga Kenyamanan dan Etika
Berita · Berita terkait

“Anggaran tersebut berasal dari rakyat. Akuntabilitas dan transparansi pengelolaan atas dana APBN maupun APBD melalui laporan keuangan pemerintah adalah penting sebagai pertanggungjawaban kepada rakyat,” tambahnya.

Baca Juga: Ternyata Anggaran Klaim Pasien Covid-19 di RSUD Sayang Capai Puluhan Juta Per Orang? Segini Nilainya

Menurut pandangan pribadi Fahmi, RSUD Sayang Cianjur tampaknya enggan membuka anggaran Covid-19 yang diketahui cukup besar dan memakan banyak biaya dari APBN.

“Apalagi RSUD Sayang telah mencairkan anggaran Covid-19 dan kita berhak mengetahui hasil laporan penggunaan anggarannya, agar tidak menguntungkan beberapa pihak,” tegasnya.

Baca Juga
HMI Cianjur Serap Aspirasi Warga, Kumpulkan Petisi Penolakan LGBT
Berita · Berita terkait

Lebih dari seribu pasien telah dinyatakan positif Covid-19 oleh RSUD Sayang Cianjur selama masa pandemi, dan pencairan dana telah diajukan.

Baca Juga: RSUD Sayang Cianjur Klarifikasi Dugaan Mempersulit Pasien Kurang Mampu yang Hendak Bersalin

Fahmi, mewakili GMBC, menuntut Direktur RSUD Sayang untuk transparan dalam anggaran kepada masyarakat dan membuka secara detail penghasilan dan penggunaan anggaran Covid-19.***

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Eshar Rumi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{