Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Remaja Hanyut di Sungai Cisokan Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Dua Hari Pencarian

Terbit 15 Apr 2025 11:57 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Remaja Hanyut di Sungai Cisokan Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Dua Hari Pencarian — Cianjur Update
Remaja (16) yang hanyut di Sungai Cisokan, Cianjur, ditemukan meninggal dunia oleh tim SAR gabungan setelah dua hari pencarian. (Foto: Istimewa)

– Seorang remaja berinisial DS (16), warga Desa Nanggalamekar, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, ditemukan meninggal dunia setelah dua hari dinyatakan hilang akibat hanyut di Sungai Cisokan.

Korban ditemukan mengambang di perairan Kampung Cikoronjo, Desa Sindangsari, Ciranjang, pada Selasa (15/4/2025) sekitar pukul 08.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, Damkar, Retana, PMI, Pramuka, IAE, ORARI, serta relawan dari berbagai organisasi masyarakat, telah melakukan pencarian sejak Senin (14/4/2025).

Iklan sevilage

Pencarian dilakukan dari titik awal korban hanyut hingga ke kawasan Nusa Dua, Desa Sindangraja, Kecamatan Sukaluyu.

Baca Juga
Pastikan Pemakaian Listrik Tercatat, PLN Ajak Pelanggan Manfaatkan Hari Terakhir Swacam
Berita · Berita terkait

Tim melakukan penyisiran melalui jalur darat di sepanjang bantaran sungai, menyusuri arus di tengah sungai, serta memeriksa sejumlah leuwi (pusaran air) yang diduga menjadi lokasi keberadaan jasad korban.

Pada hari kedua, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi mengambang dan segera dievakuasi ke darat oleh tim SAR.

Setelah dievakuasi, tim medis bersama Unit Inafis Polres Cianjur melakukan pemeriksaan terhadap jasad korban.

Baca Juga
Sempat Hilang dan Tenggelam di Sungai Cilaku, Bocah 6 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia
Berita · Berita terkait

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban dinyatakan meninggal dunia murni akibat tenggelam.

“Pihak keluarga menolak jasad korban dibawa ke RSUD Cianjur dan memilih langsung dibawa ke rumah duka karena menganggap kejadian ini sebagai takdir dari Tuhan,” ujar Ketua Unit Siaga Satu Basarnas Cianjur, Andika.

Sementara itu, Kepala Desa Nanggalamekar, Hilman, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah yang menimpa warganya.

“Benar, korban adalah warga kami. Kami turut prihatin dan menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya DS akibat hanyut. Semoga almarhum husnul khatimah,” ujarnya.

Baca Juga
Kebakaran Alun-Alun Suryakencana, Seluruh Jalur Pendakian Gunung Gede Ditutup 5 Hari Mulai 7-11 Agustus 2026
Berita · Berita terkait

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses pencarian.

“Atas nama Pemerintah Desa Nanggalamekar dan keluarga korban, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh tim SAR gabungan, TNI, Polri, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan masyarakat yang telah ikut membantu. Semoga kebaikan kalian dibalas oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” pungkas Hilman.

Editor: Afsal Muhammad

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Fauzi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{