Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Rawat Cucu Sendirian, Rumah Hancur Tertimpa Pohon, Dedah Berharap Bantuan

Terbit 13 Dec 2019 04:38 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Rawat Cucu Sendirian, Rumah Hancur Tertimpa Pohon, Dedah Berharap Bantuan — Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Dedah (80) warga asal Kampung Kebon Manggu, Kelurahan Bojongherang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur ini harus hidup sebatang kara merawat cucunya sendirian. Cucu berusia empat tahun yang tidak disebutkan namanya itu pun sudah lama tanpa daksa.

Selain harus merawat cucunya yang ditinggalkan orang tuanya di luar kota, Dedah pun harus meratapi nasib tidak mengenakan ketika rumahnya hancur tertimpa pohon pada, Rabu (11/12/2019) lalu. Alhasil, ia pun harus menumpang di rumah anaknya yang tak jauh dari rumahnya.

“Sehari-hari saya hanya mengurus cucu saya. Karena, cucu saya kan tidak dapat berbicara, tidak bisa berjalan, tidak bisa melihat, makan minum juga tidak lancar sudah lama tanpa daksa,” tuturnya saat ditemui Cianjur Update, Kamis (12/12/2019) kemarin.

Baca Juga
TMMD Ke-129, Rumah Warga Cibinong Cianjur Makin Kokoh, Progres Capai 37,6 Persen
Berita · Berita terkait
Iklan sevilage

Dedah mengatakan, orang tua dari cucunya itu berada di Bogor. Ia menyebut, kedua orangtua dari cucunya itu tidak peduli sama sekali terhadapnya. Ia ingin merawat cucunya namun memiliki keterbatasan biaya.

“Orang tuanya di Bogor,” tuturnya lirih.

Selain itu, Dedah pun harus menelan pil pahit setelah rumahnya hancur tertimpa pohon ketika hujan disertai angin melanda. Beruntung, Dedah dan cucunya berhasil selamat dari bencana tersebut. Sebab, Dedah mengaku memiliki firasat akan terjadi hal buruk padanya.

Baca Juga
Bangun Harapan Pascakebakaran, Kolaborasi YBM PLN UP3 Cianjur dan YBM PLN UIP JBT Wujudkan Rumah Baru untuk Korban Kebakaran di Kecamatan Cibeber
Berita · Berita terkait

“Saya udah punya firasat saat itu. Saya merasa akan terjadi hal buruk apabila saya terus menerus berada di rumah,” ungkapnya.

Dedah berlari saat itu, menggendong cucunya. Di tengah hujan deras dan petir menyambar-nyambar, ia berlari menuju rumah anaknya. “Saya lari, biasanya tidak kuat. Saya lari, ke rumah anak saya di tengah hujan dan petir di mana-mana,” kata dia.

Hingga saat ini, Dedah berharap adanya bantuan pemerintah. Di usianya yang sudah renta, ia ingin bisa hidup tenang. “Saya harap ada bantuan dari pemerintah. Pasti ada kan buat janda yang kayak gitu,” tuturnya.(afs)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{