Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Proyek Perataan Lapang Bobojong yang Buat Resah Warga Dihentikan, Kades: Ini Arahan Pimpinan

Terbit 13 Apr 2026 08:16 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Proyek Perataan Lapang Bobojong yang Buat Resah Warga Dihentikan, Kades: Ini Arahan Pimpinan — Cianjur Update
Cianjur Update Media

CIANJURUPDATE.COM – Kepala Desa Bobojong, Suwandi, memberikan tanggapannya terkait insiden ceceran tanah proyek yang menyebabkan sejumlah pemotor terjatuh di jalur utama Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur. Pihak pemerintah desa memastikan telah mengambil langkah cepat untuk memulihkan kondisi jalan.

Respons ini muncul setelah adanya desakan dari pihak Kepolisian Sektor Mande dan Pemerintah Kecamatan Mande yang menyoroti aspek keselamatan pengguna jalan akibat material tanah merah yang licin.

Suwandi menyatakan bahwa proses evakuasi material tanah yang menutupi badan jalan telah selesai dilakukan. Saat ini, arus lalu lintas yang menghubungkan beberapa kecamatan tersebut diklaim sudah kembali aman untuk dilintasi kendaraan, terutama roda dua.

Iklan sevilage

Selain melakukan pembersihan, pihak desa juga mengambil keputusan tegas untuk menghentikan sementara aktivitas alat berat dan mobilisasi truk pengangkut tanah di lokasi proyek.

Baca Juga
Perbaikan Jalan dan Jembatan Cikadu yang Viral Dilintasi Mobil Butuh Anggaran Rp14 Miliar
Berita · Berita terkait

“Semuanya sudah beres. Jalan sudah normal kembali. Sementara pengerukan lapang dihentikan sesuai arahan pimpinan,” tegas Suwandi saat dikonfirmasi Cianjur Update, Senin (13/4/2026).

Langkah penghentian proyek ini diambil sebagai bentuk kepatuhan terhadap instruksi Camat Mande, Epi Rusmana, yang sebelumnya menyatakan akan memanggil pihak desa guna mengevaluasi standar operasional pengerjaan di lapangan.

Pihak desa belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kapan proyek perataan lapang tersebut akan dilanjutkan kembali. Namun, fokus utama saat ini adalah memastikan tidak ada lagi sisa tanah yang membahayakan publik.

Dengan normalnya kembali jalur tersebut, masyarakat diharapkan tetap berhati-hati, mengingat sisa-sisa debu atau residu tanah seringkali masih menyisakan sedikit kerawanan saat hujan pertama turun.

Baca Juga
Kapolres Cianjur Beri Penghargaan kepada Warga yang Bantu Ungkap Peredaran Uang Palsu
Berita · Berita terkait

Sebelumnya, aktivitas perataan lapangan di Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Cianjur, memicu keresahan warga. Pasalnya, ceceran tanah merah dari truk pengangkut proyek tersebut mengganggu akses jalan utama hingga menyebabkan sejumlah pengendara sepeda motor terjatuh, Sabtu (11/4/2026).

Kondisi jalur yang menghubungkan antar-kecamatan tersebut kini dikeluhkan karena berubah menjadi perlintasan maut, terutama saat diguyur hujan.

Salah seorang pengendara, Farhan (30), mengungkapkan bahwa tumpahan tanah merah ini bukanlah masalah baru. Menurutnya, pembiaran selama beberapa hari terakhir telah mengubah permukaan aspal menjadi bergelombang dan licin.

“Jadi banyak gundukan tanah, jalan jadi bergelombang dan licin saat hujan. Tadi saja ada pengendara yang jatuh, sampai luka-luka karena jalan yang menghubungkan beberapa kecamatan ini dipenuhi tanah,” ujar Farhan, pada Sabtu (11/4/2026).***

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Rendy Irawan | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{