Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

PPKM Tidak Efektif, Jokowi Minta Pembatasan Berskala Mikro Dilakukan hingga Tingkat RT/RW

Terbit 3 Feb 2021 07:06 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
PPKM Tidak Efektif, Jokowi Minta Pembatasan Berskala Mikro Dilakukan hingga Tingkat RT/RW — Cianjur Update
MIKRO: Tidak efektifnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah wilayah, membuat Jokowi memberikan instruksi agar Pembatasan Berskala Mikro harus diterapkan hingga tingat RT/RW. (Foto: Istimewa)

CIANJURUPDATE.COM, Jakarta – Presiden Jokowi Dodo (Jokowi) meminta agar penaganan Covid-19 dapat dilakukan dengan menerapkan pembatasan berskala mikro. Hal tersebut disampaikan akibat tidak efektifnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di hampir seluruh wilayah di Indonesia.

Menko Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartarto menyampaikan arahan Jokowi saat rapat terbatas terkait penanganan Covid-19 di Istana Kepresidenan, Rabu (3/2/2021).

“Dalam Ratas tadi, arahan bapak Presiden agar penanganan Covid-19 dilakukan secara lebih efektif dan tentu saja itu dapat dilakukan dengan optimalisasi dengan efektivitas daripada pembatasan kegiatan masyarakat. Arahan Presiden adalah pendekatannya berbasis mikro atau di tingkat lokal, mulai dari tingkat desa, kampung, RT, dan RW,” ujar Airlangga didampingi Menkes Budi Gunadi Sadikin, saat Jumpa Pers.

Baca Juga
Polisi Periksa Saksi Hingga Dalami Motif Dugaan Tawuran Antar Pelajar di Cianjur
Berita · Berita terkait
Iklan sevilage

Airlangga menuturkan, pembatasan itu melibatkan Satgas Covid-19 dari tingkat pusat hingga tingkat terkecil dan dalam penegakkan disiplin masyarakat ini turut melibatkan aparat.

“Pelibatan Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, hingga operasi yustisi TNI dan Polri dilakukan bukan hanya penegakan hukum tapi juga untuk tracing,” paparnya.

Airlangga memastikan kebutuhan masyarakat akan tetap diperhatikan secara mikro dan akan mengkonsentrasikan ke 98 daerah yang saat ini menjalankan PPKM.

Baca Juga
Pelanggan Bisnis dan Industri PLN UID Jabar Tumbuh Hingga 11,32 Persen di Semester 1 2026, Perkuat Geliat Ekonomi Jawa Barat
Berita · Berita terkait

Dalam rapat, Jokowi menyampaikan bahwa penanganan Covid-19 tiap negara berbeda. Saat ini, pemerintah menjalankan langkah yang dinilai tepat di Indonesia.

Airlangga mengungkapkan dari data PPKM terlihat beberapa provinsi mengalami perbaikan yaitu Jakarta, Jateng, Yogyakarta. Dari 98 itu, sebanyak 63 kabupaten kota masih merah. Ini penurunan dari sebelumnya 92 kabupaten/kota.

“Mobilitas penduduk mengalami penurunan di beberapa sektor. Mobilitas yang masih tinggi di area kerja dan pemukiman sehingga area pemukiman menjadi perhatian,” tandasnya.(sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{