Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Pesepeda Meninggal Dunia Saat Uji Coba Jalur Road Bike di JLNT Kampung Melayu Jakarta

Terbit 23 May 2021 11:20 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Pesepeda Meninggal Dunia Saat Uji Coba Jalur Road Bike di JLNT Kampung Melayu Jakarta — Cianjur Update
MENINGGAL: Seorang pesepeda meninggal dunia saat uji coba jalur "road bike" di JLNT Kampung Melayu, Jakarta. (Foto: Internet)

CIANJURUPDATE.COM, Jakarta – Seorang pesepeda meninggal dunia di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang yang melintasi Jalan KH Mas Mansyur hingga Jalan Raya Casablanca.

Pesepeda yang belum diketahui identitasnya itu meninggal dunia saat sedang uji coba jalur “road bike” yang dilaksanakan pada Minggu (23/5/2021) dari pukul 05.00 sampai 08.00 Wib.

Kepala Dinas Perhubungan DKI, Syafrin Liputo mengkonfirmasi bahwa korban sebelumnya sudah dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Tarakan.

Iklan sevilage

“Ada satu pegiat ‘road bike’, tiba-tiba yang bersangkutan berhenti. Kemudian komunitasnya tidak ada yang memahami terkait kesehatan. Sehingga tim dari Dinas Kesehatan langsung membawa ke RS Tarakan,” kata Syafrin saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Baca Juga
Lupa Matikan Kompor Saat Masak, Saung di Sindanglaya Cipanas Hangus
Berita · Berita terkait

Pesepeda ditemukan dalam keadaan duduk dan bersandar pada pembatas jalan, hal tersebut berdasarkan unggahan video dari akun @warung_jurnalis.

Salah satu saksi, Rudi mengatakan, korban ditemukan pertama kali oleh para pesepeda yang saat itu melintasi jalan tersebut.

Saat itu pesepeda dalam keadaan duduk dan terlihat pingsan, sehingga beberapa pesepeda yang melihat pun langsung memanggil ambulans dan dibawa ke RS Tarakan, Jakarta Pusat.

“Informasi yang ada pada saat kejadian, posisi almarhum sudah disejajarkan kemudian almarhum duduk di pinggir dinding flyover, bersandar,” kata Rudi.

Baca Juga
Seluruh Warga SMKN 1 Cianjur Peringati Hari Bersih-bersih Sedunia, Ratusan Kantong Sampah Terkumpul
Berita · Berita terkait

Rudi mengungkapkan bahwa korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung, sebab korban diketahui memiliki riwayat pemasangan ring jantung.

Diduga korban kelelahan saat bersepeda, sebab detak jantungnya cukup tinggi jika dilihat dari aplikasi yang dibawa.

“Dilihat garminnya yang dipencetan sepeda itu detak jantung almarhum tinggi yaitu 180,” pungkasnya.(ct7/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{