Perayaan Imlek 2025 Shio Ular Kayu, Melambangkan Perubahan dan Keberkahan
– Tahun Baru Imlek 2025 ditandai dengan Shio Ular Kayu. Shio ini dipercaya melambangkan perubahan dan keberkahan bagi umat yang merayakan.
Perayaan Imlek di Vihara Bhumi Pharsija, Cianjur, berlangsung meriah. Puluhan lilin merah berbagai ukuran menghiasi vihara, dengan beberapa mencapai ketinggian dua meter.
Hendrik (48), salah satu umat yang merayakan, menuturkan bahwa Shio Ular Kayu menggambarkan karakteristik ular. Elemen kayu melambangkan tanah dan kestabilan dalam kehidupan.

“Setiap elemen, seperti air, api, logam, dan kayu, memiliki makna masing-masing,” ujar Hendrik, Selasa (28/1/2025).
Ia menambahkan bahwa tradisi pemasangan lilin merupakan momen penting dalam Imlek. Lilin menjadi simbol ungkapan syukur serta harapan untuk kehidupan lebih terang di tahun mendatang.
“Lilin ini menggambarkan penerang perjalanan untuk setahun ke depan. Supaya jalan kita tetap terang dan lancar,” katanya.
Lilin-lilin tersebut berasal dari donasi individu atau keluarga. Setiap lilin dilengkapi nama pemberi sebagai simbol doa dan harapan mereka.
“Lilin ini biasanya atas nama seseorang atau keluarganya. Tujuannya agar mereka diberikan ketenangan dan kelancaran,” tuturnya.
Di Vihara Bhumi Pharsija, puluhan lilin merah dipasang dengan berbagai ukuran. Hendrik menyebut ukuran lilin tidak memiliki makna khusus, melainkan sesuai keinginan masing-masing penyumbang.
Perayaan Imlek di Cianjur berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Tradisi doa bersama serta silaturahmi menjadi bagian penting dalam perayaan ini.
“Kami juga mendoakan agar Kota Cianjur selalu sejahtera, masyarakat dijauhkan dari hal buruk, serta hidup rukun dan harmonis,” tutup Hendrik.
Editor: Afsal Muhammad
Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur
Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.


