Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Penjelasan Dinkes Cianjur Mengenai Imbauan WHO soal Rapid Test

Terbit 28 Apr 2020 13:33 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Ungkapan Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengenai imbauan WHO yang tidak merekomendasikan Rapid Test memancing pergunjingan di masyarakat. Meskipun tidak ada surat resmi dari Organisasi Kesehatan Dunia tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, Tresna Gumilar, berupaya menjelaskan persoalan itu. Ia mengatakan, update seluruh kebutuhan untuk penanganan Covid-19 sangatlah dinamis.

“Salah satu contoh dinamisnya informasi soal penanganan virus Corona yaitu bilik disinfektan. Sebelumnya ramai digalakan penyemprotan. Ternyata di tengah jalan muncul Informasi mengenai disinfektan yang berbahaya jika disemprotkan langsung pada tubuh manusia.” ungkapnya kepada Cianjur Update, Selasa (28/04/2020).

Belajar dari hal tersebut, Tresna enggan mengambil keputusan yang tergesa-gesa dan menimbulkan masalah di kemudian hari. Pihaknya khawatir, jika hari ini tidak mengikuti arahan pusat soal penanganan Covid-19 nantinya akan menjadi sebuah permasalahan.

Baca Juga
Perkuat Kemitraan Antar Koperasi, Dekopinda Cianjur Temu Bisnis Pengusaha dan Lembaga Keuangan
Berita · Berita terkait
Iklan sevilage

Begitu pun dengan penggunaan alat test Virus Corona berupa Rapid Test. Pemkab Cianjur berupaya bijak dan memperhatikan arahan dari pemerintah pusat.

“WHO menganjurkan penggunaan PCR untuk pemeriksaan virus Corona masal. Sehingga kami di sini mencoba menyikapi bijak dalam mengambil keputusan dengan menimbang-nimbang dan memperhatikan dengan baik arahan dari pusat,” ujar Tresna

Untuk Rapid Test sendiri, sudah dilakukan di Cianjur sebanyak 2500 Test. Rapid Test yang dilaksanakan satu Minggu ke belakang. Sebagai gantinya, tes PCR sepertinya akan menjadi pilihan untuk tes Virus Corona di Kabupaten Cianjur.

Baca Juga
Soal Konflik Antarpelajar di Cianjur, Pemda Dorong Kolaborasi Semua Lini
Berita · Berita terkait

Selain sesuai arahan WHO, tes PCR juga lebih akurat dan tepat dibanding Rapid Test. Sebab, tak sedikit hasil Rapid Test menunjukan positif, namun setelah tes PCR negatif.

Dikutip dari berbagai sumber, tes PCR memiliki akurasi hingga 95 persen dibanding rapid yang mencapai 80 persen. Sampel yang diambil dari tes PCR adalah lapisan tenggerokan, sedangkan rapid diambil dari darah.

Untuk hasil tes PCR dapat diketahui dalam 3 – 5 hari, sedangkan rapid dalam waktu 15-30 menit. Namun dari segi biaya, PCR bisa mencapai Rp1 – 2,5 juta sedangkan rapid Rp150 – 200 ribu.(*)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{