Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Pengoplosan LPG Subsidi di Cianjur Terungkap, Modus Penyuntikan Gas Rugikan Negara Hingga Rp1 Miliar

Terbit 16 Dec 2024 07:43 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Pengoplosan LPG Subsidi di Cianjur Terungkap, Modus Penyuntikan Gas Rugikan Negara Hingga Rp1 Miliar — Cianjur Update
Pengoplosan LPG subsidi dengan teknik penyuntikan gas terungkap di Cianjur. Praktik ilegal ini merugikan negara hingga Rp1 miliar dan menciptakan kerugian besar bagi konsumen. (Foto: Istimewa)

Pengoplosan Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi menggunakan teknik penyuntikan gas terungkap di Cianjur, dengan kerugian negara yang diperkirakan mencapai Rp1 miliar.

Pelaku mengubah tabung gas 3 kilogram yang bersubsidi menjadi tabung gas 12 kilogram non-subsidi, memanfaatkan celah dalam distribusi untuk meraup keuntungan besar.

Dalam modus ini, pelaku menggunakan metode penyuntikan gas dari tabung 3 kilogram ke dalam tabung 12 kilogram non-subsidi.

Iklan sevilage

Penyuntikan ini dilakukan dengan tujuan mengurangi biaya produksi dan meningkatkan keuntungan penjualannya.

Baca Juga
Mencari Makan hingga ke Jalan Raya, Seekor Lutung Tertabrak Truk di Ciranjang
Berita · Berita terkait

Tabung gas yang seharusnya berisi 12 kilogram gas, ternyata hanya diisi dengan 9 hingga 10 kilogram gas.

Hal ini berujung pada pengurangan kuantitas gas yang diterima konsumen, serta kerugian besar bagi negara yang mensubsidi gas tersebut.

“Modus penyuntikan ini sangat merugikan konsumen dan negara, karena gas bersubsidi yang seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat berpenghasilan rendah, justru disalahgunakan untuk keuntungan pribadi,” kata Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Tono Litianto.

Pelaku menjual tabung gas hasil oplosan ini seharga Rp190.000 per tabung, lebih tinggi dari harga pasaran gas subsidi yang hanya seharga Rp25.000 per tabung.

Baca Juga
Lutung Jawa Diduga Tertabrak di Ciranjang, Polres Cianjur Serahkan ke BKSDA Jabar untuk Rehabilitasi
Berita · Berita terkait

Setiap tabung gas yang dijual memberikan keuntungan sekitar Rp70.000 bagi pelaku, dengan total keuntungan yang diperoleh diperkirakan mencapai jutaan rupiah setiap bulannya.

Kerugian negara akibat praktik ini sangat signifikan, dengan total kerugian mencapai Rp1 miliar antara tahun 2023 hingga 2024.

Selain itu, pengoplosan ini menimbulkan masalah distribusi LPG, karena tabung gas yang dioplos bukan hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menciptakan ketidakseimbangan dalam pasokan gas untuk masyarakat yang membutuhkan.

Dalam upaya untuk melancarkan aksinya, pelaku tidak hanya menyuntikkan gas dari tabung subsidi, tetapi juga menggunakan peralatan lain untuk memanipulasi sistem pengisian gas, sehingga sulit terdeteksi oleh pihak yang berwenang.

Baca Juga
Pasien Panik, Babi Hutan Masuk Puskesmas Campaka Cianjur
Berita · Berita terkait

Barang bukti yang diamankan termasuk puluhan tabung gas kosong dan terisi yang telah dioplos, serta peralatan yang digunakan untuk menyuntikkan gas ke dalam tabung.

Polres Cianjur menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memeriksa tabung gas yang mereka beli.

Kerusakan atau ketidaksempurnaan pada segel tabung gas bisa menjadi indikasi bahwa tabung tersebut merupakan hasil pengoplosan.

Masyarakat diminta untuk segera melapor ke polisi jika menemukan hal tersebut, guna mencegah kerugian lebih lanjut bagi konsumen dan negara.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{