Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Bisnis & UMKM

Pedagang Pasar Bomero Gruduk Kantor DPRD Cianjur, Desak Tak Ada Relokasi: Pemda Cacat Hukum

Terbit 10 Nov 2025 15:35 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Pedagang Pasar Bomero Gruduk Kantor DPRD Cianjur, Desak Tak Ada Relokasi: Pemda Cacat Hukum — Cianjur Update
Cianjur Update Media

CIANJURUPDATE.COM — Ratusan pedagang Pasar Bojong Meron (Bomero) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Senin (10/11/2025).

Aksi tersebut diikuti oleh Sahabat Bomero, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Cianjur (YLBHC), serta sejumlah mahasiswa dari organisasi GMNI, HMI, dan PMII. Para pedagang menyampaikan penolakan terhadap rencana relokasi ke Pasar Induk Pasir Hayam Cianjur.

Aspirasi para pedagang diterima langsung oleh anggota Komisi 3 DPRD Kabupaten Cianjur. Aksi ini digelar bersamaan dengan berakhirnya masa tenggat Surat Peringatan (SP) 3 yang sebelumnya diberikan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Cianjur.

Iklan sevilage

Berdasarkan informasi, pada Selasa (11/11) dijadwalkan akan dilakukan eksekusi pemindahan pedagang ke lokasi baru di Pasar Induk Pasir Hayam.

Baca Juga
Perkembangan Hyperliquid Sepekan Terakhir: Regulasi hingga Minat Institusi Jadi Sorotan
Bisnis & UMKM · Berita terkait

Koordinator aksi, Jaki Muhaimin, menegaskan bahwa para pedagang menolak relokasi karena menilai Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 30 Tahun 2016 yang menjadi dasar kebijakan tersebut cacat hukum.

“Kita meminta Pemda menindaklanjuti perbup ini yang cacat hukum. Kami berharap DPRD tidak berhenti di sini, tetapi terus mengawal hingga ada kejelasan dan jaminan bagi pedagang terkait relokasi ini,” ujar Jaki saat ditemui di lokasi aksi.

Ia juga menilai bahwa tidak pernah ada sosialisasi ataupun dialog terbuka antara pemerintah daerah dengan para pedagang terkait rencana relokasi tersebut.

Baca Juga
Tumbuhkan UMKM yang Berdaya, Srikandi PLN dan YBM UP3 Cianjur Salurkan Bantuan Gerobak Usaha
Bisnis & UMKM · Berita terkait

“Selama ini tidak ada sosialisasi atau dialog terbuka. Kami sudah melakukan angket dengan para pedagang dan semuanya sepakat menolak relokasi. Kalau ada yang disebut 50 orang setuju, kami tidak tahu itu dari mana,” tambahnya.

Berdasarkan data yang disampaikan Jaki, aksi tersebut diikuti oleh sekitar 300 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 173 pedagang merupakan pedagang aktif di ruas jalan Pasar Bomero, sementara data versi Satpol PP mencakup juga pedagang di sepanjang jalan raya sekitar pasar.

Adapun tuntutan utama massa aksi yakni menolak relokasi ke Pasir Hayam serta meminta pemerintah membuka ruang dialog dengan pedagang dan masyarakat sekitar sebelum mengambil langkah eksekusi.

Baca Juga
Perkembangan Hyperliquid Sepekan Terakhir: Regulasi hingga Minat Institusi Jadi Sorotan
Bisnis & UMKM · Berita terkait

Menanggapi rencana eksekusi yang dijadwalkan besok, Jaki menegaskan bahwa pihaknya bersama YLBHC dan organisasi mahasiswa akan terus mengawal para pedagang.

“Kami sudah sepakat bersama YLBHC, GMNI, HMI, dan PMII untuk terus mengawal pedagang Pasar Bomero agar mendapatkan keadilan,” tegasnya.***

Editor: Dadan Suherman

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Fauzi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{