Unik! Camilan Manis Khas Cianjur dari Ubi dan Gula Kawung Asli
CIANJURUPDATE.COM - Masyarakat urban yang mulai mencari kuliner lokal dengan rasa autentik, Cianjur ternyata menyimpan camilan manis yang belum banyak dikenal. Di tengah maraknya makanan modern, Kremes Ubi menjadi salah satu panganan rumahan yang menawarkan perpaduan ubi petis, ubi Jepang, gula kawung, dan gula bodas dengan rasa manis dan tekstur renyah.
Keberadaan camilan tersebut menjadi salah satu kuliner lokal yang ditemukan mahasiswa KKN Sisdamas UIN Sunan Gunung Djati Bandung saat melakukan kunjungan ke Kampung Cibuntu, Cianjur. Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa berkesempatan melihat langsung proses pembuatan Kremes Ubi sekaligus berbincang dengan pemilik usaha, Ibu Pidoh.
Di tempat produksi yang sederhana, Ibu Pidoh memperlihatkan bagaimana ubi diolah menjadi camilan renyah. Untuk membuat Kremes Ubi, ia memadukan dua jenis ubi, yakni ubi petis dan ubi Jepang. Dua jenis ubi tersebut menjadi bahan utama dalam pembuatan Kremes Ubi. Ubi terlebih dahulu dibersihkan, kemudian diparut dan dicuci hingga bersih sebelum masuk ke tahap penggorengan.

“Ubinya pakai ubi petis dan ubi jepang dibersihkan dulu, kemudian diparut dan dicuci sampai bersih. Setelah itu digoreng sampai kering,” ujarnya.
Saat ubi sudah menghasilkan tekstur kering dan renyah, proses berikutnya adalah menambahkan campuran gula. Ibu Pidoh menggunakan gula kawung asli yang dipadukan dengan gula putih.
“Gulanya dicampur, gula kawung sama gula bodas, kemudian dicairkan,” tutur Ibu Pidoh.
Cairan gula tersebut kemudian dicampurkan dengan ubi yang telah digoreng. Perpaduan ubi petis, ubi Jepang, serta gula tradisional inilah yang menghasilkan cita rasa manis khas Kremes Ubi.
Meski proses pembuatannya terlihat sederhana, Kremes Ubi membutuhkan ketelatenan dan waktu yang tidak sebentar. Ibu Pidoh mengerjakan seluruh proses produksinya sendiri, mulai dari membersihkan dan memarut ubi hingga menggoreng dan mencampurkannya dengan gula.
“Pembuatannya sendiri, kurang lebih satu minggu untuk menghasilkan sekitar 200 buah,” kata Ibu Pidoh.
Menurut penjelasannya, saat ini Kremes Ubi Bu Pidoh masih dipasarkan di sekitar wilayah Cibuntu. Camilan tersebut didistribusikan ke sejumlah warung dan lingkungan pesantren.
“Pemasarannya masih di sekitar Cibuntu, ke warung-warung dan pesantren,” ujar Ibu Pidoh.
Kremes Ubi dijual dengan harga sekitar Rp5.000 jika dibeli langsung dari tempat produksi. Sementara di warung, camilan tersebut dijual sekitar Rp6.000.
“Alhamdulillah, usaha ini terus berjalan sampai sekarang,” pungkas Ibu Pidoh.
Oleh: Mutiara Putri mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur
Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

