Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Pedagang Asongan Menghilang, Pengendara yang Terjebak Macet di Jalur Puncak Harus Menahan Lapar dari Malam sampai Pagi

Terbit 16 Sep 2024 09:05 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Pedagang Asongan Menghilang, Pengendara yang Terjebak Macet di Jalur Puncak Harus Menahan Lapar dari Malam sampai Pagi — Cianjur Update
Kondisi kemacetan parah di Jalur Puncak Cianjur. (Foto: Rendi Irawan/cianjurupdate.com)

CIANJURUPDATE.COM– Jalur Puncak yang menghubungkan Cianjur dan Bogor mengalami kemacetan parah sejak Sabtu (14/9/2024), dan baru mulai lancar pada Senin (16/9/2024).

Keadaan ini semakin memburuk pada Minggu malam hingga Senin dini hari, ketika arus lalu lintas terhenti total, membuat banyak pengendara terpaksa menginap di jalanan.

Salah satu pengendara, Nenden Hasanah, asal Cianjur, yang pulang dari Jakarta untuk menghadiri acara pernikahan saudaranya, berbagi pengalamannya.

Iklan sevilage

“Aneh banget, tidak ada pedagang asongan ketika macet sejak malam sampai dini hari. Persediaan makanan menipis, bahkan air pun tidak ada,” ungkapnya.

Biasanya, pedagang asongan yang menjual makanan dan minuman tetap hadir bahkan di tengah malam. Namun, pada saat itu, semua tampak sepi.

Baca Juga
Tujuh Atlet Rampungkan Ekspedisi Lari Ekstrem 207 Kilometer dari Pantai Lugina ke Gunung Pangrango
Berita · Berita terkait

“Sementara, saat itu persediaan makanan dan air sudah mulai menipis. Ya akhirnya harus menahan lapar dari malam sampai pagi,” keluh Nenden, yang saat itu membawa serta keluarganya, termasuk balita dan anak kecil.

Perjalanan Nenden yang biasanya memakan waktu tidak lebih dari beberapa jam, kali ini berlangsung lebih dari 13 jam.

“Ini belum pernah terjadi, bahkan saat libur Natal sekalipun,” ujarnya dengan nada prihatin.

Nenden berharap pihak Kepolisian dapat mencari solusi untuk mengatur lalu lintas dengan lebih efektif, terutama saat long weekend atau periode libur panjang lainnya.

Baca Juga
Balai Besar TNGGP Tempuh Jalur Hukum Soal Dugaan Penganiayaan dan Pengrusakan Pos SIMAKSI
Berita · Berita terkait

“Semoga ada rekayasa lalu lintas yang lebih baik agar kejadian serupa tidak terulang,” harapnya.

Kasat Lantas Polres Cianjur, AKP Anjar Maulana, menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas tersebut berlanjut hingga wilayah hukum Polres Cianjur, dengan titik akhir di Pos Jabar 9, Cepu 2, Bumi Aki.

Menurutnya, meskipun volume kendaraan pada pagi hari masih dipengaruhi oleh sisa-sisa kepadatan dari hari sebelumnya, penerapan One Way yang dimulai oleh Polres Bogor membantu mengurangi kemacetan.

“Sejak pukul 07.00 WIB, antrean kendaraan dari arah Cianjur mulai terurai, sehingga pada siang hari, hanya tersisa sedikit kendaraan yang mengalami penumpukan,” ujar AKP Anjar Maulana.

Baca Juga
Tingkatkan Kesadaran Keselamatan Ketenagalistrikan, PLN Cianjur Edukasi Warga tentang Penggunaan Listrik yang Aman
Berita · Berita terkait

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya selalu berkoordinasi dengan Polres Bogor dalam upaya mengatur lalu lintas, mengingat jalur Puncak terbagi menjadi dua wilayah, yaitu Puncak Bogor dan Puncak Cianjur.

Anjar memastikan bahwa potensi terjadinya kemacetan panjang dapat diminimalisir.

BACA JUGA: Kemacetan di Jalur Puncak Cianjur Menuju Bogor, One Way Diterapkan Sejak Siang

“Antrean di wilayah Cianjur saat ini hanya mencapai sekitar 2 kilometer,” tambahnya.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{