Pasang Puluhan Spanduk Diduga Hoaks Geothermal, Mobil Pikap Dihentikan Warga Pasircina Pacet
CIANJURUPDATE.COM — Warga Kampung Pasircina, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, menghentikan satu unit mobil pikap yang kedapatan membawa dan memasang puluhan spanduk berisi klaim sepihak terkait proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (Geothermal) di kawasan kaki Gunung Gede Pangrango.
Aksi penghadangan tersebut terekam dalam video berdurasi singkat yang beredar di media sosial dan aplikasi pesan WhatsApp. Dalam rekaman tersebut, warga tampak berupaya menghentikan kendaraan roda empat tersebut, namun pengemudi justru memacu kendaraannya dan melarikan diri dari kerumunan massa.
Tokoh warga Kampung Pasircina, Aryo, menjelaskan bahwa keberadaan spanduk tersebut pertama kali diketahui warga pada akhir pekan lalu.

"Awalnya pada Jumat (14/8/2026) malam, kami mendapati adanya pemasangan spanduk di wilayah kami. Setelah ditelusuri jika spanduk itu dipasang oleh dua orang yang mengendarai pikap. Sehingga kami cari, dan akhirnya pikap tersebut ditemukan," ujar Aryo saat memberikan keterangan, Senin (17/8/2026).
Aryo menegaskan, tindakan penghentian mobil tersebut dipicu oleh isi pesan spanduk yang bertentangan dengan sikap penolakan warga setempat terhadap rencana eksplorasi proyek Geothermal di kawasan pemukiman mereka.
"Di spanduk itu tertulis 'warga Pasircina mendukung proyek Geothermal'. Tentu itu bohong, hoax. Sejak awal kami menolak Geothermal," tegas Aryo.
Merespons temuan tersebut, warga langsung mencopot seluruh spanduk yang sempat terpasang di sejumlah titik desa.
"Total ada 20 spanduk yang dipasang. Ada beberapa yang kami amankan sebagai barang bukti, selebihnya kami bakar," tuturnya.
Lebih lanjut, Aryo menilai aksi pemasangan spanduk provokatif tersebut telah melanggar poin kesepakatan bersama yang dihasilkan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di gedung DPRD Kabupaten Cianjur sebelumnya.
"Dalam RDP jelas tertuang, jika tidak boleh ada aktivitas apapun terkait proyek tersebut. Termasuk pemasangan spanduk hoax tersebut. Karena sudah ada pelanggaran, kami akan bertindak," tuturnya.
Saat ini, warga Kampung Pasircina tengah menggelar musyawarah internal guna menentukan langkah dan merencanakan aksi reaksi atas dugaan pelanggaran komitmen oleh pihak pengembang proyek tersebut.***
Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur
Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.


