Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Pendidikan

Orang Tua Siswa SMAN 1 Sukaresmi Keluhkan Infak, Ini Jawaban Komite

Terbit 31 Aug 2020 11:03 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Orang Tua Siswa SMAN 1 Sukaresmi Keluhkan Infak, Ini Jawaban Komite — Cianjur Update

– Sejumlah orang tua siswa SMAN 1 Sukaresmi, Kabupaten Cianjur mengeluhkan adanya iuran uang infak. Beberapa di antaranya merasa keberatan karena kondisi keuangan keluarga sedang dihantam Pandemi Covid-19.

Salah satunya adalah RH (54). Ia mengatakan orang tua siswa diberikan pilihan untuk infak mulai Rp250 ribu, Rp275 ribu, dan Rp300 ribu. Hal itulah yang membuatnya merasa keberatan.

“Nah yang menjadi saya resahkan itu infaknya dipatok Rp300 ribu, Rp275 ribu, Rp250 ribu. Kan pemerintah juga sudah melarang pihak sekolah memungut biaya dari wali murid dengan alasan apapun,” ujarnya kepada Cianjur Update, Senin (31/8/2020).

Iklan sevilage

Jangankan untuk membayar iuran infak di sekolah, RH bercerita untuk kebutuhan sehari-hari sudah susah karena kondisi Pandemi Covid-19. “Saya bingung, anak pengen sekolah ke situ. Tadi juga di surat katanya tidak unsur pemaksaan, tapi di suratnya ada kolom materai,” ungkapnya.

Baca Juga
Pelepasan Peserta Didik PKBM Sarbini Berlangsung Meriah, 132 Siswa Resmi Lulus
Pendidikan · Berita terkait

Sementara itu Ketua Komite SMAN 1 Sukaresmi, H Emed, menjelaskan orang tua siswa dibolehkan mengisi Rp300 ribu, Rp275, atau Rp250 ribu, atau tidak sama sekali. “Jadi bukan sekolah yang mentukan atau komite, tapi mereka yang menentukan,” ujarnya.

Ia menegaskan, sekolah tidak menentukan wali murid mengenai infak tersebut. Selain Rp300 ribu, Rp275, atau Rp250 ribu, dalam surat yang diberikan ada kolom titik-titik untuk diisi sesuai kemampuan.

“Tadi juga kami sudah kemukakan waktu rapat, yang mampu silakan, yang tidak mampu nanti kita bicara di sekolah. Jadi di rapat pun sudah dibahas dan di surat pun ada tertera titik-titik. Nah itu untuk menuliskan, misalkan mampunya sekian atau tidak 0 persen tulis di situ nanti dikembalikan lagi ke sekolah. Bicara nanti dengan sekolah,” ungkapnya.(ct6/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{