Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Niat Beli Rokok Malah Dibacok, Pemuda di Sukaluyu Jadi Korban Salah Sasaran Tawuran Medsos

Terbit 26 Jan 2026 09:50 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Niat Beli Rokok Malah Dibacok, Pemuda di Sukaluyu Jadi Korban Salah Sasaran Tawuran Medsos — Cianjur Update
Kapolres Cianjur AKBP A. Alexander Yurikho Hadi saat konferensi pers pengungkapan kasus pembacokan terhadap seorang pemuda di Sukaluyu. Korban diserang pelaku akibat salah sasaran usai janji tawuran melalui medsos, Senin (26/1/2026). Foto: Fauzi/Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM – Media sosial kembali memicu tragedi nyata. Sebuah kesalahpahaman di platform Instagram berujung pada aksi kekerasan brutal yang mengakibatkan LI (22), seorang warga Kampung Selajambe, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, mengalami luka berat akibat sabetan senjata tajam pada Minggu dini hari (18/1/2026) lalu.

Kapolres Cianjur, AKBP A. Alexander Yurikho Hadi, mengungkapkan bahwa peristiwa berdarah ini murni dipicu oleh kekeliruan para pelaku dalam mengidentifikasi target mereka.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, para pelaku awalnya berencana melakukan aksi tawuran dengan kelompok lain di sekitar lokasi kejadian. Mereka telah membuat janji temu melalui media sosial Instagram untuk beradu fisik.

Iklan sevilage

“Saat melihat korban dan temannya, pelaku mengira jika mereka adalah kelompok lawan yang sudah janjian melalui media sosial. Sehingga tanpa basa-basi, pelaku langsung menyerang dan menganiaya korban dengan senjata tajam,” ujar Kapolres, saat konferensi pers di gedung Mapolres Cianjur, Senin 26 Januari 2025.

Baca Juga
Gagalkan Tawuran Pelajar di Cibeber, Polisi Amankan Dua Siswa SMP dan Sajam
Berita · Berita terkait

Padahal, saat itu LI hanya berniat pergi ke warung untuk membeli rokok. Namun, provokasi yang sudah memuncak di dunia maya membuat para pelaku gelap mata dan langsung membacok LI yang saat itu berada di waktu dan tempat yang salah.

Kapolres menambahkan, jika malam itu para pelaku tidak salah sasaran, besar kemungkinan akan jatuh korban lain dari pihak kelompok lawan yang memang sejak awal berniat tawuran.

“Kemungkinan akan ada korban lain, karena media sosial yang seharusnya menjadi sarana mempermudah komunikasi malah dijadikan sarana untuk melakukan hal negatif,” tuturnya.

Usai menyadari perbuatannya atau menghindari kejaran petugas, para pelaku tidak kembali ke rumah masing-masing. Tim Opsnal Satreskrim Polres Cianjur harus bekerja ekstra melacak keberadaan mereka.

Baca Juga
Disdikpora Cianjur Klarifikasi Status Dua Remaja Terduga Tawuran: Bukan Lagi Siswa SMP
Berita · Berita terkait

“Pelaku ditangkap tidak di rumahnya, tetapi di tempat persembunyian yang berhasil ditemukan oleh petugas,” tambahnya.

Atas kejadian ini, AKBP Alexander mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan bijak dalam menggunakan teknologi. Ia menyayangkan bagaimana platform digital justru disalahgunakan untuk mengorganisir aksi kriminal.

“Bijak dalam memanfaatkan teknologi. Kami akan melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi kejadian serupa, memastikan keamanan serta keselamatan masyarakat,” pungkasnya.***

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Rendy Irawan | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{