Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Masihkah Bisa Qadha Puasa Ramadhan Setelah Nisfu Sya'ban? Ini Jawabannya!

Terbit 24 Feb 2024 23:00 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Masihkah Bisa Qadha Puasa Ramadhan Setelah Nisfu Sya'ban? Ini Jawabannya! — Cianjur Update
Cianjur Update Media

CIANJURUPDATE.COM – Pertanyaan ini mungkin muncul di benak banyak Muslim yang masih memiliki utang puasa Ramadhan.

Bulan Sya’ban telah memasuki pertengahan, dan Ramadhan semakin dekat. Lantas, apakah masih diperbolehkan untuk mengqadha puasa setelah Nisfu Sya’ban?

Baca Juga: Tata Cara Salat dan Doa Nisfu Syaban yang Perlu diketahui

Iklan sevilage

Jawabannya:

Baca Juga
Peringati HUT ke-81 RI, Tim Gabungan Kibarkan Bendera Merah Putih di Area Bekas Kebakaran Gunung Gede Pangrango
Berita · Berita terkait

Terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai hal ini.

1. Pendapat yang melarang

Sebagian ulama melarang puasa qadha setelah Nisfu Sya’ban berdasarkan hadits Nabi Muhammad SAW:

“Dari Abu Hurairah ra., Rasulullah SAW bersabda: ‘Bila hari memasuki pertengahan Sya’ban, maka janganlah kalian berpuasa’.” (HR. Abu Dawud)

Baca Juga
Do'akan Para Pejuang Kemerdekaan, Warga RW 01 Kampung Satuduit Gelar Istighotsah Saat Peringatan HUT RI ke-81
Berita · Berita terkait

Berdasarkan hadits ini, mereka berpandangan bahwa setelah Nisfu Sya’ban, fokus umat Islam should be on preparing for Ramadhan.

2. Pendapat yang memperbolehkan

Di sisi lain, ulama lain memperbolehkan puasa qadha setelah Nisfu Sya’ban. Mereka berargumen bahwa:

  • Hadits di atas tidak tegas melarang puasa qadha, melainkan hanya menganjurkan untuk tidak berpuasa sunnah.
  • Terdapat hadits lain yang menunjukkan bahwa Nabi Muhammad SAW sendiri pernah mengqadha puasa setelah Nisfu Sya’ban.
  • Membayar utang puasa adalah kewajiban, dan tidak ada batasan waktu yang spesifik untuk melakukannya.

Kesimpulannya:

Baca Juga
HUT ke-81 RI, Istana Cipanas Dibuka sebagai “Rumah Rakyat”, Sediakan CKG dan 15 Ribu Mamin UMKM Lokal
Berita · Berita terkait

Kedua pendapat di atas memiliki argumentasi yang kuat. Keputusan untuk mengqadha puasa setelah Nisfu Sya’ban ultimately terletak pada individu Muslim.

Penting:

  • Konsultasikan dengan ustadz atau kyai terpercaya untuk mendapatkan panduan yang lebih spesifik.
  • Jika Anda memilih untuk mengqadha puasa setelah Nisfu Sya’ban, niatkan dengan ikhlas dan niat untuk menunaikan kewajiban.
  • Pastikan Anda tetap menjaga kesehatan dan stamina selama berpuasa.

Pertanyaan untuk refleksi:

  • Apakah Anda masih memiliki utang puasa Ramadhan?
  • Jika ya, apa yang menjadi kendala Anda untuk mengqadhanya?
  • Bagaimana cara Anda menyeimbangkan persiapan Ramadhan dengan kewajiban mengqadha puasa?

Mari kita manfaatkan waktu yang tersisa sebelum Ramadhan untuk menunaikan kewajiban dan mempersiapkan diri menyambut bulan suci dengan penuh keimanan dan kesucian.***

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Eshar Rumi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{