Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Longsor dan Pergerakan Tanah Terjang Batulawang Cipanas, Empat Rumah Terancam Amblas

Terbit 8 Feb 2021 09:24 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan

CIANJURUPDATE.COM, Cipanas – Bencana longsor dan pergerakan tanah terjadi di Kedusunan 04 Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur pada Senin (8/2/2021). Akibatnya, jalan dan rumah warga terancam amblas.

Menurut Koordinator Desa (Kordes) Retana Desa Batulawang, Risman Munandar (25) mengatakan, di wilayah Kedusunan 04 Desa Batulawang telah terjadi dua bencana sekaligus, yaitu tebing setinggi 100 meter yang mengalami longsor dan bencana pergerakan tanah yang menyebabkan jalan serta rumah warga retak dan terancam amblas.

“Bencana longsor dan pergerakan tanah di Kedusunan 04 Desa Batulawang ini terjadi karena hujan yang turun terus-menerus, sehingga mengakibatkan tanah gembur dan terus bergerak sampai saat ini,” ujar Rusman saat diwawancarai , Senin (8/2/2021).

Baca Juga
Terhimpit Rencana Agrowisata, Warga Ciseureuh Batulawang Cemas Kehilangan Tempat Tinggal dan Masa Depan Anak
Berita · Berita terkait
Iklan sevilage

Risman mengungkapkan, bencana longsor terjadi di Kampung Tanjakan RT 01/RW 10 sekitar pukul 03.00 Wib, sementara itu pergerakan tanah tersebut terjadi di Kampung Sindanglangu RT 11/RW 11 dan Kampung Tajur RT 04/RW 12, pada Minggu (7/2/2021) sekitar jam 11.00 Wib dan pergerakan tanah susulan terjadi pada Senin (8/2/2021) sekitar jam 15.00 Wib.

“Akibat kejadian longsor tersebut, jalan menuju kebun warga dan menuju vila terputus dan akibat pergerkan tanah empat rumah warga terancam terbawa pergerakan tanah. Bahkan satu rumah di antaranya dikosongkan karena mengalami kondisi parah dan tiga lainnya masih ditempati karena tidak terlalu parah,” ucapnya.

Menurut Warga Kampung Tajur RT 04/RW 12 yang juga merupakan salah satu pemilik rumah yang menjadi korban pergerakan tanah, Ujang Kodir (53) mengatakan, bencana pergeseran tanah yang menimpa rumahnya terjadi pada Minggu (7/2/2021) kemarin sekitar jam 11.00 Wib saat hujan deras.

Baca Juga
Kopi Nako Cianjur Bantah Stigma sebagai Tempat LGBT, Tegaskan Komitmen Jaga Kenyamanan dan Etika
Berita · Berita terkait

“Kejadian kemarin terjadi sekitar jam 11.00 Wib saat hujan deras. Waktu itu saya lagi di rumah bersama istri dan dua anak saya. Ketika saya melihat keluar lahan sawah pinggir rumah, saya kaget karena lantai rumah terasa bergerak dan menggumpal seperti air, namun langsung retak,” paparnya.

Setelah melihat situasi tersebut, Ujang berserta anggota keluarganya pun langsung mengungsikan diri ke tempat anaknya yang lain, karena lebih aman. Sementara rumahnya dibiarkan kosong, karena dikhawatirkan retakan tersebut semakin membesar.

“Saat ini saya mengungsi ke rumah anak saya untuk sementara, karena ditakutan kondisi retakan semakin lebar. Sebab saat ini saja, rumah saya sudah menggeser sejauh 30 sentimeter,” tandasnya.(ct6/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{