Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Pendidikan

Literasi Digital di Sekolah Perlu Digenjot

Terbit 30 May 2021 08:32 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Literasi Digital di Sekolah Perlu Digenjot — Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM – Literasi digital di sekolah sangat diperlukan untuk membangung kesadaran para generasi penerus terhadap teknologi yang semakin hari semakin canggih. Di tengah pandemi Covid-19, kita bisa melihat bahwa masih banyak pelajar yang belum melek teknologi sehingga ketimpangan terjadi di mana-mana saat pembelajaran daring di lakukan.

Sekolah menjadi tempat penting dalam meningkatkan kesadaran pelajar terhadap pemanfaatan teknologi yang baik. Seperti yang kita lihat sendiri, kebanyakan pelajar lebih senang menggunakan gawai untuk sarana hiburan daripada edukasi. Seharusnya, hal ini bisa diantisipasi oleh sekolah dalam bentuk kurikulum atau pembinaan.

Dunia pendidikan, seperti yang kita ketahui, sedang tertatih-tatih menangani learningloss yang dialami para pelajar saat ini. Pembelajaran daring yang tidak efektif membuat para pelajar kehilangan masa belajarnya, secara perlahan ini bisa mencabut hak belajar anak. Salah satu faktornya adalah ketimpangan soal literasi digital.

Baca Juga
SMAN 1 Cianjur Bertransformasi Jadi “Sekolah Maung”, Ini Sistem Penerimaan Murid Baru
Pendidikan · Berita terkait
Iklan sevilage

Apabila literasi digital bisa dikembangkan secara benar di sekolah, seharusnya pembelajaran daring sudah tidak menjadi masalah. Setiap pelajar bisa memahami bagaimana teknologi bekerja untuk proses pembelajaran. Literasi digital juga penting bagi siswa dalam pemanfaatkan gadget untuk hal yang positif.

Dampak Literasi Digital yang Rendah

Literasi digital yang rendah bisa kita lihat dengan kecenderungan para pelajar untuk meniru hal yang dilihat di dunia game. Seperti hal yang viral di sosial media, banyak anak-anak yang meniru gaya freestyle salah satu karakter di game Free Fire

Miris, karena hal itu dilakukan anak-anak ketika salat. Namun, banyak orang malah menyalahkan game yang dimainkan anak-anak. Padahal, orang tua dan sekolah lah yang seharusnya memberikan pemahaman kepada siswa. Dengan begitu, literasi digital di kalangan pelajar muncul sehingga memanfaatkan gadget dengan baik.

Baca Juga
Srikandi PLN UP3 Cianjur Goes To School Hadir di SMKN 1 Sukaluyu Cianjur, Edukasi Kelistrikan dan Digitalisasi Layanan PLN
Pendidikan · Berita terkait

Maka perlu, peran bersama dalam meningkatkan literasi digital di kalangan pelajar. Pemerintah dan masyarakat perlu bersinergi saling memberi masukan dan kritik terhadap proses belajar anak. Masyarakat, dalam hal ini orang tua, merupakan pusat belajar anak untuk pertama kali. Sementara sekolah, adalah sarana tambahan dari pemerintah untuk menambah wawasan dan skill penerus bangsa.

Muhammad Afsal Fauzan S (Mahasiswa FEB Universitas Muhammadiyah Bandung)

Sumber: afsalmuhammad.xyz

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{