Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Pendidikan

Kualitas Pendidikan Siswa di Cianjur Menurun, Sekolah Diminta Beri Pendekatan Khusus

Terbit 14 Sep 2021 07:43 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Kualitas Pendidikan Siswa di Cianjur Menurun, Sekolah Diminta Beri Pendekatan Khusus — Cianjur Update
MENURUN: Kualitas pendidikan di Cianjur mulai menunjukkan indikasi penurunan kualitas. (Foto: Afsal Muhammad/cianjurupdate.com)

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Kualitas pendidikan di Kabupaten Cianjur mulai menunjukkan penurunan, terutama terhadap siswa di tingkat sekolah dasar (SD). Hal ini disinyalir, merupakan dampak pembelajaran daring yang terlalu lama.

Hal ini terungkap, saat Bupati Cianjur Herman Suherman meninjau kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di salah satu sekolah dasar di kawasan Jalan Siliwangi Cianjur, Senin (13/9/2021).

Dalam kunjungannya, Herman menemukan sejumlah siswa kelas 4 SD yang lupa atau belum bisa membaca.

Iklan sevilage

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cianjur, Himam Haris mengaku, telah menginstruksikan seluruh sekolah yang terindikasi siswa dengan kualitas pembelajarannya menurun, agar memberikan pendekatan secara khusus.

Baca Juga
Terangi Negeri dengan Semangat Pancasila, PLN UP3 Cianjur Hadirkan Listrik bagi Pesantren Nurul Hikmah
Pendidikan · Berita terkait

“Misal siswa sudah kelas 4, namun kondisi pengetahuan dan akademisnya masih di level (kelas) 2. Berarti harus ada dorongan, diberikan waktu tambahan belajar oleh gurunya,” ujar Himam kepada wartawan, Selasa (14/9/2021).

Meskipun begitu, lanjut dia, memang ada kasus sejumlah siswa yang belum bisa membaca. Menurutnya, kondisi ini tak hanya terjadi di Cianjur.

“Karena menurut penelitian litbang, gradenya turun ya kita (di Indonesia),” ucap Himam.

Baca Juga
Pelepasan Peserta Didik PKBM Sarbini Berlangsung Meriah, 132 Siswa Resmi Lulus
Pendidikan · Berita terkait

Sebelumnya, Herman menyebutkan, kasus siswa lupa cara membaca bukan yang kali pertama ditemui selama melakukan peninjauan kegiatan PTM di masa PPKM Level 2 ini.

“Padahal, sudah kelas 4 ini yah, di sekolah kota lagi. Kalau di sekolah kota persentasenya sedikit, tapi di pelosok banyak. Faktor utamanya lebih ke kondisi ekonomi orang tua siswa,” ujar Herman, kepada wartawan, Senin (13/9/2021).

Dijelaskan Herman, akibat kondisi ekonomi orang tua, banyak siswa yang tidak bisa mengikuti pembelajaran sistem daring, karena tidak memiliki gawai atau sulit mengakses internet.

Baca Juga
Taklim Akbar Yayasan Syekh Ali Jaber Hadirkan Empat Ulama Internasional di Cianjur
Pendidikan · Berita terkait

“Belum lagi perhatian dari orang tua yang kurang terhadap proses pembelajaran anaknya di rumah. Sehingga kita temukan ada siswa yang sudah kelas 4 dan 5 lupa cara membaca,” kata Herman.

Oleh karena itu, Herman meminta pihak sekolah untuk memberikan percepatan pembelajaran kepada siswa yang mengalami penurunan kualitas tersebut.

“Kalau untuk tingkatan SMP ke atas, bagus yah, malah dengan sistem pembelajaran daring mereka lebih kreatif dan jadi pintar IT. Namun, yang dari SD ke bawah memang agak mengkhawatirkan,” ungkap Herman.(afs/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{