Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Pendidikan

Kualitas Pendidikan Cianjur Menurun, DPRD: Guru Harus Lebih Proaktif

Terbit 15 Sep 2021 11:27 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Kualitas Pendidikan Cianjur Menurun, DPRD: Guru Harus Lebih Proaktif — Cianjur Update
PENDIDIKAN: Komisi D DPRD Cianjur gelar sidak ke SDN Sarampad Cugenang. (Foto: Istimewa)

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Menurunnya kualitas pendidikan di Kabupaten Cianjur sudah sampai ke telinga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Penurunan ini disinyalir, karena pembelajaran daring yang terlalu lama.

Ketua Komisi D DPRD Cianjur, Sahli Saidi mengatakan, penurunan kualitas pendidikan tidak hanya terjadi di Cianjur. Namun, semua daerah di Indonesia juga mengalaminya.

“Ini karena Covid-19 yang begitu lama dan pemerintah menyarankan belajar di rumah. Jadi bukan waktu yang pendek, karena hampir dua tahun berlangsung,” kata dia kepada Cianjur Iklan sevilage

Tidak hanya itu, pihaknya pun telah melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke SDN Sarampad Cugenang untuk mengetahui secara langsung mengenai hal ini. Ia pun mengetes siswa kelas 3 untuk membaca.

Baca Juga
Srikandi PLN UP3 Cianjur Goes To School Hadir di SMKN 1 Sukaluyu Cianjur, Edukasi Kelistrikan dan Digitalisasi Layanan PLN
Pendidikan · Berita terkait

“Saya suruh tes membaca, alhamdulillah lancar membaca dan menulisnya. Sekarang juga masuk PPKM Level 2 dan mulai tatap muka,” jelas Sahli.

Pihaknya menyarankan, para guru yang mengajar untuk memprioritaskan pembelajaran menulis dan membaca kepada para siswa.

“Supaya jangan sampai tidak bisa membaca dan menulis,” ucap dia.

Sahli pun meminta, semua guru-guru untuk lebih proaktif dalam mengajari siswa. Terlebih dengan pembelajaran tatap muka, proses belajarnya bisa lebih cepat.

Baca Juga
Terangi Negeri dengan Semangat Pancasila, PLN UP3 Cianjur Hadirkan Listrik bagi Pesantren Nurul Hikmah
Pendidikan · Berita terkait

“Kita anjurkan semua guru supaya proaktif mengajar anak didiknya. Kemungkinan dari pemerintah juga pasti sudah menyarankan hal tersebut,” paparnya.

Indikasi penurunan kualitas pendidikan pertama kali terungkap, saat Bupati Cianjur Herman Suherman meninjau kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di salah satu sekolah dasar di kawasan Jalan Siliwangi, Cianjur, Senin (13/9/2021) kemarin.

Herman mendapati sejumlah siswa kelas 4 SD yang lupa atau belum bisa membaca.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cianjur, Himam Haris mengaku, telah menginstruksikan seluruh sekolah yang terindikasi ada siswa yang kualitas pembelajarannya turun, agar memberikan pendekatan khusus.

Baca Juga
Taklim Akbar Yayasan Syekh Ali Jaber Hadirkan Empat Ulama Internasional di Cianjur
Pendidikan · Berita terkait

“Misal siswa sudah kelas 4, namun kondisi pengetahuan dan akademisnya di level (kelas) 2, berarti harus ada dorongan, diberikan waktu tambahan belajar oleh gurunya,” ujar Himam kepada wartawan, Selasa (14/9/2021).

Meskipun begitu, lanjut dia, memang ada kasus sejumlah siswa yang belum bisa membaca. Menurutnya, kondisi ini tak hanya terjadi di Cianjur.

“Karena menurut penelitian litbang, gradenya turun ya kita (di Indonesia),” ucap Himam.(afs/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{