Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Kabar Baik, Universitas Airlangga Temukan Obat Covid-19

Terbit 16 Aug 2020 04:04 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Kabar Baik, Universitas Airlangga Temukan Obat Covid-19 — Cianjur Update

– Universitas Airlangga Surabaya bersama TNI Angkatan Darat (AD), Badan Intelijen Negara (BIN), dan Polri telah menemukan obat untuk Covid-19. Obat yang disebut-sebut akan menjadi obat pertama untuk penyakit Covid-19 di dunia ini, telah menyelesaikan uji klinis tahap ketiga penawar untuk penanganan pasien Covid-19.

“Karena ini akan menjadi obat baru maka diharapkan ini akan menjadi obat Covid-19 pertama di dunia,” kata Rektor Unair Prof Mohammad Nasih dalam acara penyerahan hasil uji klinis fase 3 di Mabes AD, Jakarta, Sabtu (15/8/2020).

Masih menurut Nasih, obat ini dibuat dengan mengombinasikan tiga jenis obat, yaitu Lopinavir/Ritonavir dan Azithromycin. Kedua, Lopinavir/Ritonavir dan Doxycycline. Ketiga, Hydrochloroquine dan Azithromyci.

Iklan sevilage

Di beberapa negara, ketiga obat ini diberikan kepada pasien secara terpisah. Unair mencoba menggabungkannya menjadi satu. Obat ini rupanya memiliki hasil yang lebih efektif lebih dari 90 persen. Tidak hanya itu dosis yang dihasilkan juga lebih rendah.

Baca Juga
Polres Cianjur dan Komunitas Ojol Gagalkan Penggelapan Mobil, Pelaku Tertangkap Usai Pura-pura Temukan Kunci
Berita · Berita terkait

“Setelah kami kombinasikan daya penyembuhannya meningkat dengan sangat tajam dan baik. Untuk kombinasi tertentu itu sampai 98 persen efektivitasnya,” imbuhnya

Dibuat Berdasar Arahan BPOM

Meski hanya mengombinasikan beberapa obat, Unair menengaskan bahwa seluruh prosedur yang dipakai dalam pembuatan ini, telah mengikuti yang disyaratkan BPOM. Obat inipun telah dibuat sejak Maret 2020.

Saat ini Unair hanya tinggal menunggu izin edar dari BPOM sebelum diproduksi masal. BPOM juga menetapkan bahwa obat yang dihasilkan Unair digolongkan pada obat baru.

“Yang perlu ditekankan adalah untuk produksi dan edarnya kita tetap masih menunggu izin produksi dan edar BPOM. Artinya obat ini belum akan diproduksi sepanjang belum ada izin BPOM,” jelas Nasih.

Baca Juga
Sempat Hilang dan Tenggelam di Sungai Cilaku, Bocah 6 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia
Berita · Berita terkait

Sedangkan Kepala Penelitian dan Pengembangan Stem Cell Universitas Airlangga (Unair), Purwati, menjelaskan bahwa obat penawar Covid-19 hasil Unair ini, memiliki efektivitas tingkat kesembuhan yang tinggi. Dalam kurun waktu 1-3 hari, obat ini mampu membunuh virus setidaknya 90 persen.

Purwati juga menyampaikan, obat ini telah melalui uji klinis tahap 1, 2, dan 3. Untuk uji klinis tahap 4 dilakukan setelah obat dipasarkan secara masal. “Jadi untuk memperoleh izin edar itu jenisnya sampai 3,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa obat ini aman dikonsumsi, namun tetap memiliki efek samping.(ega/rez)

Sumber: Liputan6

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{