Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Pendidikan

Jokowi Targetkan Juli 2021 Belajar Tatap Muka Digelar, Vaksinasi Guru Harus Sesuai Target

Terbit 24 Feb 2021 08:13 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Jokowi Targetkan Juli 2021 Belajar Tatap Muka Digelar, Vaksinasi Guru Harus Sesuai Target — Cianjur Update
Ilustrasi belajar tatap muka. Foto: Ilustrasi/IST

CIANJURUPDATE.COM, Jakarta – Lamanya masa pembelajaran daring atau online memberikan problem tersendiri bagi siswa, guru, dan orangtua. Tak heran jika kini Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap pemberian vaksinasi terhadap tenaga pendidik serta guru mampu membawa harapan untuk digelarnya aktivitas sekolah tatap muka pada Juli 2021.

“Tenaga pendidik dan kependidikan, guru, kita berikan prioritas agar nanti di awal semester kedua, pendidikan tatap muka bisa kita bisa mulai lakukan,” ujar Jokowi dalam siaran langsung yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, pada Rabu (24/2/2021).

Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri acara vaksinasi massal terhadap tenaga pendidik di SMAN 70 Jakarta Selatan, bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, serta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Iklan sevilage

Jokowi menargetkan vaksinasi terhadap lima juta guru dan dosen di Indonesia rampung tanpa kendala pada Juni 2021. Menurutnya, vaksinasi massal terhadap tenaga pendidik di ibu kota bisa berlanjut secara bertahap ke berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga
Pelepasan Peserta Didik PKBM Sarbini Berlangsung Meriah, 132 Siswa Resmi Lulus
Pendidikan · Berita terkait

“Sehingga pada Juli mendatang, saat mulai ajaran baru semuanya bisa berjalan normal kembali,” jelasnya.

Pihak yang menerima suntikan dosis pertama vaksin pada hari ini terdiri dari Organisasi Guru Undangan Ditjen GTK, Guru Disdik Provinsi DKI Jakarta, hingga organisasi PGRI.

Pemerintah Indonesia menerapkan kewajiban belajar di rumah atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) sejak Maret 2020. Kebijakan itu diterapkan menyusul kondisi pandemi Covid-19.

Namun demikian, pemerintah mulai melonggarkan kebijakan itu pada 1 Januari 2021. Pihak sekolah dan pemerintah daerah diperbolehkan menggelar proses belajar mengajar secara tatap muka dengan sejumlah pembatasan.

Baca Juga
Taklim Akbar Yayasan Syekh Ali Jaber Hadirkan Empat Ulama Internasional di Cianjur
Pendidikan · Berita terkait

Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim menilai, pembelajaran tatap muka sudah bisa dimulai seutuhnya setelah vaksinasi Covid-19 pada guru selesai dilaksanakan.

“Kalau kita bisa menyelesaikan vaksinasi ini sampai dengan akhir Juni, maka tahun ajaran berikutnya, pada Juli 2021, kita bisa melakukan pembelajaran tatap muka,” paparnya.

Selain itu, Nadiem mengatakan, pemerintah berusaha melakukan tindakan cepat supaya pembelajaran tatap muka bisa dilaksanakan lagi. Pasalnya, pembelajaran dari jarak jauh dalam jangka panjang bisa mempengaruhi perkembangan anak.

“Kami mengambil tindakan yang cepat dan gesit untuk bisa melaksanakan lagi sekolah tatap muka. Tentunya, pembelajaran tatap muka di sekolah harus dengan menerapkan protokol kesehatan selama penularan Covid-19 belum terkendali,” tandasnya.(sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{