Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

IPKM Rendah, Bupati Cianjur Sebut Masyarakat Takut Cek Kesehatan

Terbit 3 Aug 2022 19:32 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
IPKM Rendah, Bupati Cianjur Sebut Masyarakat Takut Cek Kesehatan — Cianjur Update
Bupati Cianjur Herman Suherman.(Foto: Istimewa)

Cianjur Update, Cianjur – Bupati Cianjur  Herman Suherman menyebut banyak warga yang takut untuk cek kesehatan. Hal itu disebut jadi penyebab Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM) Cianjur sangat rendah di Jawa Barat.

“Rata-rata susah, masyarakat Cianjur ingin di cek kesehatan karena takut ketahuan penyakitnya. Ini yang kami genjot,” ungkap Herman di Pendopo Cianjur, Rabu (3/8/2022).

Diketahui, saat ini IPKM Kabupaten Cianjur berada di nomor tiga paling rendah di Jawa Barat. Herman menyebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur terus berinovasi untuk meningkatkannya.

Iklan sevilage

“Tentunya dengan indeks kesehatan yang rendah banyak inovasi yang bisa kami lakukan, salah satunya (program) Cekas, cek kesehatan,” kata Herman.

Baca Juga
Chaeronsyah Pimpin IJTI Cianjur, Siap Bangun Jurnalis Kredibel
Berita · Berita terkait

Dengan program Cekas, lanjut Herman, masyarakat bisa mendiagnosis penyakit yang diderita. Seperti darah tinggi, maka perlu mengurangi makanan asin.

“Atau kena gula darah berarti manisan-manisan harus dikurangi,” ungkap dia.

Herman mengungkapkan, warga Cianjur sudah banyak yang memiliki kartu BPJS. Herman juga mengimbau agar masyarakat manfaatkan cek kesehatan.  

Baca Juga
Tingkatkan Kesadaran Keselamatan Ketenagalistrikan, PLN Cianjur Edukasi Warga tentang Penggunaan Listrik yang Aman
Berita · Berita terkait

Lebih lanjut, Herman menuturkan, ada dokter anjang warga untuk masyarakat yang miskin, dan tidak punya BPJS agar dilaporkan. 

Program Cekas pun mengharuskan dokter di puskesmas akan memberikan pelayanan langsung dengan mendatangi masyarakat. 

“Itu sudah berjalan. Nah, ini inovasi asli Cianjur dalam rangka agar masyarakat Cianjur derajat kesehatannya semakin baik,” kata dia.

Tidak hanya itu, untuk menggencarkan program Cekas, Herman mengatakan, ASN pun harus mengikutinya. Ia pun menyebut cek kesehatan jadi syarat ASN jika ingin naik pangkat.

Baca Juga
Lutung Jawa Diduga Tertabrak di Ciranjang, Polres Cianjur Serahkan ke BKSDA Jabar untuk Rehabilitasi
Berita · Berita terkait

“Dari pada sakit lebih baik cek dari awal. Mudah-mudahan program cekas ini bisa membantu masyarakat,” kata Herman.

Soal IPKM yang rendah, Herman mengatakan, Cianjur hanya mendapatkan peringkat buruk di tingkat Jawa Barat.“Tapi kalau secara nasional kami cukup sedang, di tengah-tengah,” tutup dia.(ren)

Berita Terkait

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{