Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Ikan Cupang Banyak Diburu, Jenis Blue Rim Tembus Rp100 Juta

Terbit 24 Oct 2020 06:34 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Ikan Cupang Banyak Diburu, Jenis Blue Rim Tembus Rp100 Juta — Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM, Cipanas – Di masa pandemi Covid-19 saat ini, banyak usaha yang menuruh bahkan hingga gulung tikar. Namun begitu, kondisi berbeda justru dialami para pedagang ikan cupang yang kini sedang naik daun.

Salah seorang penjual ikan cupang yang berlokasi di Kampung Ciseureuh, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Andre Yudistira Saputra (25) mengatakan, permintaan ikan cupang saat ini sedang sangat tinggi. Bahkan, lanjutnya, jenis Blue Rim bisa menembus harga ratusan juta rupiah.

“Jenis blue rim adalah yang paling mahal, kemarin saja saya lihat di live di akunnya @liebetta_ jenis ini bisa tembus Rp100 juta,” ujarnya pada Cianjur Update, Sabtu (24/10/2020).

Iklan sevilage

Andre mengatakan, ikan cupang mengalami perkembangan yang cukup pesat. Karena sebelumnya ikan cupang tak memiliki warna yang banyak, tetapi saat ini ikan cupang justru diminati karena punya ragam warna yang menarik.

Baca Juga
Pastikan Pemakaian Listrik Tercatat, PLN Ajak Pelanggan Manfaatkan Hari Terakhir Swacam
Berita · Berita terkait

“Sekarang orang melihat ikan cupang bukan hanya dari warnanya saja, tetapi sudah pada tahu jenis dan genetik ke berapa,” paparnya.

Lebih jauh Andre menuturkan, harga ikan cupang dipengaruhi kualitasnya karena ada banyak jenis dengan harga yang bervariatif, mulai dari Rp100 ribuan hingga Rp10 jutaan. Seperti, Halfmoon, Nemo Multycolour, Pelakat, Fancy, Crown Tail, Bagan, Halfmoon Pelakat (HMPK), Fancycooper (FCCP), OHMPK, Imbelis (alam), dan Cupanggiant.

“Di tempat saya, hanya merawat dan menjual jenis Nemo Multycolour dengan harga jual Rp300 ribu untuk ukuran M kualitas grade A. Ada juga jenis sepair sepasang Rp200 ribu, jenis pelakat atau Nemo candy sampai genetiknya F6, dan ada breedding hasil kawinan juga,” tuturnya.

Menurutnya, untuk perawatan ikan cupang sendiri kebanyakan airnya diganti tiga hari sekali. Namun di tempatnya, hanya cukup seminggu sekali dengan membersihkan kotorannya menggunakan sedotan dan airnya pun memakai daun ketapang olahan yang sebelumnya harus direndam air garam selama 12 jam lalu dicuci, dan dijemur sampai kering.

Baca Juga
Viral Jukir Liar Pungut Uang dan Larang Wisatawan Asing ke Cibodas, Bupati Cianjur Instruksikan Penindakan
Berita · Berita terkait

Terkadang, lanjutnya, tempat ikan cupang harus diberi garam ikan di air endapan yang sudah diendapkan sebelumnya untuk persiapan ganti air.

“Air endapan ini berfungsi agar mengukur temperatur atau PH air sesuai dengan suhu di habitatnya. Itu kunci dari cara saya merawat ikan cupang, karena kebanyakan ganti air pun tidak baik untuk ikan,” jelasnya.

Andre mengaku saat ini omset per bulan yang ia dapatkan belum sampai puluhan juta rupiah. Namun ia yakin dengan makin tingginya antusiasme warga yang memelihara ikan cupang, dapat semakin meningkatkan usahanya.

“Alhamdulillah peminat cupang di Cianjur tinggi, bahkan saya manfaatkan sosial media untuk beriklan. Mudah-mudahan ke depan semakin laris,” pungkasnya.(ct6/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{