Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Pendidikan

Hujan Batu, Tujuh Rumah dan Satu Sekolah Hancur

Terbit 9 Oct 2019 10:05 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Hujan Batu, Tujuh Rumah dan Satu Sekolah Hancur — Cianjur Update

, Purwakarta – Tujuh rumah warga dan satu bangunan sekolah di Cihandeuleum, Desa Sukamulya, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta hancur usai dihujani batu besar. Batu berdiameter lebih dari dua meter itu diketahui berasal dari pegunungan di sekitar wilayah tersebut.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Purwakarta, Wahyu Wibisono, nengungkapkan batu raksasa yang menghujani permukiman itu berasal dari aktivitas pertambangan PT MSS yang memakai bahan peledak.

“Hasil ledakannya, batu-batu besar menimpa rumah warga,” kata Wahyu dikutip dari Liputan6.com, Rabu (9/10/2019).

Iklan sevilage

Semua rumah yang terdampak terletak tak jauh dari lokasi penambangan tersebut.

Baca Juga
Pelepasan Peserta Didik PKBM Sarbini Berlangsung Meriah, 132 Siswa Resmi Lulus
Pendidikan · Berita terkait

“Tujuh rumah rusak oleh delapan buah batu ledak ukuran besar. Batu-batu berjatuhan dari ketinggian 500 meter. Rumah yang tertimpa di bawah area penambangan,” kata dia.

Ketika kejadian hujan batu terjadi, para pemilik rumah tidak ada yang berada di dalam rumah. Dengan demikian, tidak ada merenggut korban jiwa.

“Tidak ada korban jiwa karena pemilik rumah saat kejadian sedang pada di luar. ‎Pemilik rumah sudah dievakuasi ke tempat aman,” ucapnya.

Baca Juga
Taklim Akbar Yayasan Syekh Ali Jaber Hadirkan Empat Ulama Internasional di Cianjur
Pendidikan · Berita terkait

Setelah kejadian tersebut, warga terpaksa mengungsi karena rumah mereka hancur tertimpa batu besar.

Salah seorang warga, Asep (52) menuturkan, sebelum terjadi hujan batu, terdengar suara ledakan yang menurutnya hal yang biasa didengar oleh warga. Tapi, tiba-tiba batu dengan ukuran besar menggelinding memasuki pemukiman warga.

“Kan ditambang pake dinamit udah biasa, tetapi tiba-tiba warga banyak berteriak ada batu besar dari atas,” tandas Asep.(ct1/bbs)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{