Gubernur Muzakir Manaf Menangis, Sebut Empat Kampung di Aceh Hilang Diterjang Banjir Bandang
CIANJURUPDATE.COM, ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, mengungkapkan dampak kerusakan masif akibat bencana alam banjir bandang yang melanda wilayah Aceh. Dalam keterangannya, Muzakir menyebutkan bahwa empat kampung di wilayahnya dilaporkan hilang tersapu arus.
Muzakir tidak kuasa menahan kesedihan saat menyampaikan nasib warga yang berada di kawasan terdampak. Ia tampak emosional ketika merinci desa-desa yang lenyap akibat bencana tersebut.
“Ada beberapa kampung hilang entah ke mana yaitu Sawang, Jambuai, Bireun, dan Peusangan,” ujar Muzakir Manaf sambil mengusap air mata.

Menurut penjelasan Muzakir, peristiwa tersebut berlangsung dengan tempo yang sangat cepat pada malam kejadian, menyebabkan empat kampung tersebut tersapu banjir bandang tanpa sisa.
“Pada malam itu, empat kampung itu hilang entah ke mana,” ungkapnya.
Menanggapi besarnya skala bencana tersebut, Muzakir menyampaikan permohonan maaf. Ia menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah penanganan terhadap warga yang terdampak.
“Jadi, inilah tugas kita buat mereka yang terkena dampak dan menjadi korban,” katanya sambil menangis.
Lebih lanjut, Muzakir menggambarkan tingkat keparahan bencana kali ini. Ia menilai dampak kerusakan yang ditimbulkan sangat besar, bahkan membandingkannya dengan bencana tsunami yang pernah melanda Aceh di masa lalu.
“Sekarang Aceh mengalami tsunami kedua, mungkin kejadian ini lebih dahsyat dari tsunami,” tutupnya.
Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur
Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.


