Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

GMNI Geruduk DPRD Cianjur, Tuntut Usut Tuntas Kasus Keracunan Massal Makan Bergizi Gratis

Terbit 6 Oct 2025 23:13 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
GMNI Geruduk DPRD Cianjur, Tuntut Usut Tuntas Kasus Keracunan Massal Makan Bergizi Gratis — Cianjur Update
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam GMNI Cianjur saat menyuarakan aspirasinya di depan kantor DPRD Cianjur. (Reza/ Cianjur Update)

CIANJURUPDATE.COM – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Cianjur kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Cianjur, Senin (6/10/2025).

Aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan keras terhadap penanganan kasus keracunan massal yang diduga terjadi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam orasinya, Ketua DPC GMNI Cianjur, Rama Tunggaraga, menyampaikan kritik terhadap Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur.

Iklan sevilage

“Bahwa Kami DPC GMNi Cianjur merasa tidak hormat, diperlakukan tidak hormat oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur,” ujar Rama.

Baca Juga
Diduga Dibegal di Samolo Cianjur, Pemotor Disabet Sajam dan Motor Dibawa Kabur
Berita · Berita terkait

Menurutnya, kepercayaan publik terhadap pemerintah berada di titik terendah.

“Bagaimana mungkin rakyat kecil percaya pada pemerintah yang bahkan tidak berani menemui rakyatnya sendiri?,” tanya dia.

Menyoroti ketiadaan respons dari pemerintah, GMNI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu tersebut.

“GMNI terus-terusan berkomitmen akan melaksanakan agenda demontrasi setiap hari sampai dimana kita menyampaikan aspirasi dan tuntutan, bicara kepentingan-kepentigan masyarakat,” tegas Rama.

Baca Juga
Pansus 4 DPRD Cianjur Sahkan Perda Keolahragaan, Dorong Pembentukan OPD Khusus Olahraga
Berita · Berita terkait

Lebih lanjut, ia menilai langkah pemerintah daerah yang hanya memberhentikan dua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) belum cukup.

“Kami merasa tidak cukup Pemerintah Daerah hanya memberhentikan dua SPPG. Kami menuntut untuk memberhentikan semuanya sampai ada jaminan yang aman dan berdampak untuk anak-anak generasi penerus bangsa,” pungkasnya.***

Editor: Indra Arfiandi 

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Reza Renaldi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{