Final Warkamsi Cup Ricuh! Diduga Dipicu Selebrasi Suporter, Dua Tim Kena Sanksi
CIANJURUPDATE.COM - Kericuhan terjadi seusai laga pamungkas turnamen sepak bola Warkamsi Cup yang mempertemukan Porsind melawan Satria Padjajaran di Lapang Cikujang, Kampung Cikujang, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Senin sore (27/7/2026).
Dalam pertandingan tersebut, Porsind berhasil meraih kemenangan dengan skor 3-1. Jalannya laga semula berlangsung aman dan kondusif hingga babak pertama berakhir.
Namun, memasuki babak kedua, tensi pertandingan mulai meningkat. Wasit beberapa kali mengeluarkan kartu kuning akibat kerasnya permainan. Memasuki 15 menit terakhir, situasi semakin memanas hingga terjadi keributan antarpemain yang membuat pertandingan sempat dihentikan.

Berkat kesigapan petugas keamanan dan panitia penyelenggara, situasi akhirnya berhasil dikendalikan. Pertandingan kemudian kembali dilanjutkan hingga peluit panjang dibunyikan skor tidak berubah dengan keunggulan Porsind 3-1.
Berdasarkan keterangan salah seorang warga yang menyaksikan langsung pertandingan tersebut, kericuhan kembali terjadi sekitar pukul 17.20 WIB setelah laga berakhir. Diduga, sejumlah suporter Porsind merangsek masuk ke dalam lapangan untuk merayakan kemenangan di depan kelompok suporter dengan menyalakan flare ke arah suporter Satria Padjajaran sehingga memicu ketegangan.
"Awalnya suporter Porsind melakukan selebrasi ke depan suporter Satria Padjajaran. Dan ada gerakan tambahan terlihat menyodorkan flare ke arah suporter Satria Padjajaran. Hal itu membuat suporter Satria Padjajaran terpancing hingga terjadi kericuhan yang tak terkendali," ujarnya melalui pesan langsung (DM) Instagram kepada Cianjur Update Senin, (27/7/2026).
Warga tersebut mengaku tidak memihak kepada salah satu tim. Ia hanya menyampaikan apa yang dilihatnya saat kericuhan terjadi.
"Saya tidak memihak ke mana pun, tapi memang dari suporter Porsind sendiri sering terjadi keributan," ungkapnya.
Meski sempat terjadi ketegangan, beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Beberapa orang dilaporkan hanya mengalami luka ringan akibat kericuhan.
"Untungnya gak ada korban, cuma luka biasa saja," katanya.
Akibat insiden tersebut, panitia penyelenggara dikabarkan menjatuhkan sanksi tegas kepada kedua tim. Porsind maupun Satria Padjajaran disebut tidak akan diikutsertakan dalam turnamen Warkamsi Cup pada penyelenggaraan tahun berikutnya, yakni 2027.
"Tadi denger dari panitia kedua tim tidak akan diikutsertakan untuk turnamen berikutnya," pungkasnya.***
Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur
Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.


