Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Pendidikan

Faktor Ekonomi Sebabkan 916 Siswa SMP di Cianjur Putus Sekolah

Terbit 31 Oct 2024 07:46 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Faktor Ekonomi Sebabkan 916 Siswa SMP di Cianjur Putus Sekolah — Cianjur Update
Kantor Disdikpora Kabupaten Cianjur. (Foto: Istimewa)

– Sebanyak 916 siswa SMP di Kabupaten Cianjur dilaporkan putus sekolah tahun ini, menurut Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora).

Hal ini menunjukkan penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, namun Disdikpora terus mencari solusi agar semua anak di Cianjur dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA/SMK sederajat.

Disdikpora Cianjur Tekan Angka Putus Sekolah

Iklan sevilage

Kepala Bidang SMP Disdikpora Kabupaten Cianjur, Helmi, mengungkapkan bahwa dari 29.830 lulusan SMP tahun ini, hanya 28.914 siswa yang melanjutkan pendidikan ke SMA/SMK.

Baca Juga
Terangi Negeri dengan Semangat Pancasila, PLN UP3 Cianjur Hadirkan Listrik bagi Pesantren Nurul Hikmah
Pendidikan · Berita terkait

“Sebanyak 12.906 siswa melanjutkan ke SMK, sementara sisanya memilih SMA, MA, pondok pesantren formal, dan paket C. Namun, sebanyak 916 siswa tidak melanjutkan pendidikan,” jelasnya.

Meski angka putus sekolah ini masih tinggi, jumlah tersebut telah mengalami penurunan sekitar 600 siswa dibandingkan tahun lalu, yang mencapai 1.580 siswa.

“Ini perkembangan yang cukup baik, angka putus sekolah cenderung menurun. Kami berharap ke depan semua siswa bisa melanjutkan pendidikan hingga minimal SMA/SMK sederajat,” tambahnya.

Ekonomi Jadi Faktor Utama Penyebab Siswa Putus Sekolah

Baca Juga
Pelepasan Peserta Didik PKBM Sarbini Berlangsung Meriah, 132 Siswa Resmi Lulus
Pendidikan · Berita terkait

Helmi menegaskan bahwa faktor ekonomi menjadi penyebab utama siswa SMP di Cianjur putus sekolah.

Banyak siswa berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi yang kurang mampu, sehingga terpaksa bekerja untuk membantu perekonomian keluarga.

“Selain faktor ekonomi, ada juga orangtua yang menganggap pendidikan tidak terlalu penting, sehingga cukup menyekolahkan anak hingga SMP,” kata Helmi.

Solusi Disdikpora: Beasiswa dan Edukasi Orangtua

Baca Juga
Taklim Akbar Yayasan Syekh Ali Jaber Hadirkan Empat Ulama Internasional di Cianjur
Pendidikan · Berita terkait

Untuk mengatasi permasalahan ini, Disdikpora berencana menawarkan program beasiswa dan mengajak masyarakat berpartisipasi sebagai “ayah angkat” bagi siswa yang membutuhkan.

Pihaknya juga berupaya memberikan edukasi kepada orangtua tentang pentingnya pendidikan hingga jenjang SMA/SMK.

“Kami akan terus berupaya menekan angka putus sekolah setiap tahunnya serta memberikan solusi bagi siswa yang tidak melanjutkan pendidikan agar bisa kembali bersekolah,” pungkas Helmi.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Rendy Irawan | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{