Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Pendidikan

Evakuasi Pesantren Al-Madaroh Cipanas yang Ambruk Ditutup Sementara, 11 Santri Dirawat

Terbit 16 Jan 2021 14:54 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan

CIANJURUPDATE.COM, Cipanas – Proses evakuasi Pesantren Al-Madaroh kampung Loji RT 01/RW 01 Desa Batulawang Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, yang ambruk pada Sabtu (16/1/2021) ditutup sementara.

Kapolsek Pacet AKP Galih Apria mengatakan, pihaknya khawatir ada bangunan yang tersisa rubuh kembali dan waktu juga sudah terlalu malam. Evakuasi pesantren di Cipanas yang ambruk itu akan dilanjutkan besok, Minggu (17/1/2021).

“Evakuasi kali ini kami tutup kembali, untuk evakuasi akan dilanjutkan besok lagi karena sudah tidak memungkinkan untuk malam ini lakukan evakuasi, patugas dari Polsek Pecet, Koramil, BPBD, Damkar dan Brimob akan ditugaskan menunggu bangun atau piket karena ditakutkan ada warga yang masuk bangunan tersebut,” tuturnya kepada Cianjur Iklan sevilage

Galih menjelaskan, ada 11 santri yang menjadi korban luka dan dibawa ke RSUD Cimacan. Sementara empat santri lainnya yang selamat dari kejadian itu sudah dipulangkan.

Baca Juga
Serap Aspirasi, Anggota DPRD Cianjur Lukmanul Hakim Fokus Bantu PIP dan Sarana Toilet Siswa di Kecamatan Cipanas
Pendidikan · Berita terkait

“Tadi saya sudah kembali dari rumah sakit Cimacan ada 11 orang santri yang dibawa ke rumah sakit, dan saat ini empat orang uang sudah di rumah sakit sudah kembali sisanya masih dirawat,” jelasnya.

Pesantren di cipanas Ambruk Diduga Akibat Beban Bert

Pihaknya menuturkan, sampai saat ini belum ada kabar korban jiwa yang meninggal. Hanya ada korban yang mengalami pergeseran tulang dan luka lainnta

“Dugaan awal kita masih memastikan sama-sama dan sebenarnya kita bisa melihat bahwa bisanya bangunan rubuh ini diakibatkan oleh beban yang begitu berat ataupun konstruksi yang tidak bisa menahan,” ungkapnya.

Pondok pesantren ini memiliki tiga lantai, lantai satu berupa madrasah, lantai dua dan lantai tiga diisi oleh santri sebanya 24 kamar.

Baca Juga
Terangi Negeri dengan Semangat Pancasila, PLN UP3 Cianjur Hadirkan Listrik bagi Pesantren Nurul Hikmah
Pendidikan · Berita terkait

“Tapi tadi saya dapat informasi bahwa satu kamar bisa saja diisi oleh satu atau dua orang. Saya juga sudah koordinasi dengan pimpinan pondok pesantren kita juga sama-sama sedang mengecek situasi robohnya bangunan ponpes ini,” ujar dia.

Salah seorang warga, Arif (22) menjelaskan kronologis pesantren di Cipanas itu bisa ambruk. Ia mengaku sempat mendengar kayu dan asbes mengeluarkan suara.

“Wakti itu saya mendengar suara kayu dan asbes gedung mengeluarkan suara yang cukup keras secara perlahan. Selang lama kemudian gedung tersebut ambruk sehingga menimpa 11 orang santri,” tandasnya.(ct6/afs)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{