Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Empat ABK Kapal China Ngaku Disiksa, Salah Satunya Diduga dari Cianjur

Terbit 26 Aug 2020 15:35 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Empat ABK Kapal China Ngaku Disiksa, Salah Satunya Diduga dari Cianjur — Cianjur Update

, Cianjur – Video empat orang Anak Buah Kapal (ABK) yang mengaku disiksa di kapal long line China viral di media sosial. Satu di antaranya disebutkan berasal dari Cianjur atas nama Irgi Putra Jayanti.

Dalam video yang beredar, mereka disebutkan merupakan kru kapal Liao Yuan Yu 103. Tampak tiga ABK meminta tolong untuk segera diselamatkan. Mereka memohon bantuan agar segera dipulangkan dari kapal karena kerap disiksa, dipukul, ditendang, bahkan nyaris ditusuk.

“Dada kami dipukul, perut kami ditendangi pak. Jam tidur hanya 4-5 jam pak, jam kerja 20 jam lebih, kurang tidur makan ngga tenang pak. Ngga kerja, ngga dikasih makan pak,” kata salah satu ABK.

Iklan sevilage

Para ABK itu mengaku belum menerima gaji dan sudah berada 10 bulan di kapal. Selain mengaku disiksa, mereka juga kurang tidur dan bekerja dengan waktu yang tidak sesuai. Mereka khawatir tidak bisa bertahan karena masa kontrak habis November 2021 mendatang.

Baca Juga
FBI DPC Cianjur Salurkan Air Bersih, Bantu Warga Terdampak Kekeringan di Cibeber
Berita · Berita terkait

“Kalau menunggu sampai bersandar kami ngga tahan, kami bisa mati di sini,” tambahnya.

Menurut keterangan dalam video yang viral, disebutkan ada empat ABK diduga disiksa di kapal itu. Mereka bernama Sukarto, Irgi Putra Jayanti, Putra Agung Napitupulu, dan Galih Ginanjar. Satu di antaranya disebutkan berasal dari Cianjur, yaitu Irgi Putra Jayanti.

Tanggapan Kemlu

Dikutip dari Okezone, Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kemlu RI, Judha Nugraha, menuturkan pihaknya telah menghubungi PT RCA. Dalam video yang viral, PT RCA disebutkan merupakan penyalur para ABK.

Baca Juga
Honda Beat Karyawan PNM Mekaar di Cianjur Dicuri, Aksinya Terekam CCTV
Berita · Berita terkait

Kemlu RI juga berkoordinasi dengan Kemenhub dan Kemenaker yang mengeluarkan perijinan penempatan ABK ke luar negeri. “Didapat informasi bahwa PT RCA tidak terdaftar baik di Kemenaker maupun Kemenhub,” ujarnya.

Selain itu, Kedutaan Besar RI di Beijing juga telah meminta konfirmasi otoritas Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan pihak pemilik kapal. Dari data Organisasi Maritim Internasional (IMO), Liao Yuan Yu 103 dimiliki oleh Liaoning Kimliner Ocean di Dalian, Liaoning China.

Untuk memastikan, Kemlu RI juga terus mencoba menghubungi pihak yang pertama kali mengunggah video tersebut ke media sosial. Tujuannya untuk mendapatkan informasi lebih detil terkait video viral ABK diduga disiksa, yang salah satunya berasal dari Cianjur.(*)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{